Update: Senin, 7 September 2026

KING

PT. Hoffmen Cleanindo Tbk.

Rp 374
+10.00%
Volume
5.986 lot
MA 5
318
MA 20
292
RSI
73.75
High
374
Low
374
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.91%
Support (10d)
266
Resistance (10d)
374
Volume Trend (10d)
-37.4%
Score
70
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
34.53 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (73.8) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 221 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KING saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 73.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.91%. Area support terdekat berada di sekitar Rp266, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp374.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 381 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 411 - 430 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 348 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?

Dalam dunia investasi saham, Anda pasti pernah mendengar istilah average down dan average up. Kedua strategi ini berkaitan dengan cara menambah posisi (membeli lebih banyak) saham yang sudah Anda miliki, baik saat harga turun maupun saat harga naik. Namun, banyak investor pemula yang keliru menerapkan strategi ini. Ada yang terus average down pada saham yang sedang jatuh tanpa batas, yang ujung-ujungnya malah memperbesar kerugian. Ada pula yang ragu melakukan average up karena takut dianggap "beli mahal", padahal sahamnya sedang dalam tren naik yang kuat. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang average down dan average up: definisi, cara kerja, kelebihan dan risiko, serta panduan kapan strategi ini tepat dilakukan. Apa Itu Average Down? Average down adalah strategi membeli lebih banyak saham yang sudah Anda miliki...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  2. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  3. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  4. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  5. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  6. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  9. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  10. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks

TradingView Chart - KING