Update: Jumat, 5 Juni 2026

KING

PT. Hoffmen Cleanindo Tbk.

Rp 565
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
565
MA 20
504
RSI
95.35
High
-
Low
-
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.85%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
565
Volume Trend (10d)
-56.8%
Score
30
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
69.16 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (95.4) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!

IPO (Initial Public Offering) selalu menarik perhatian. Janji keuntungan cepat di hari pertama membuat banyak investor berbondong-bondong memesan saham perdana. Namun, berapa banyak dari mereka yang benar-benar membaca dan memahami prospektus? Sayangnya, sangat sedikit. Prospektus adalah dokumen resmi yang berisi informasi lengkap tentang perusahaan yang akan go public. Mengabaikannya sama saja dengan membeli saham buta—Anda hanya mengandalkan keberuntungan, bukan analisis. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah cara menganalisis prospektus sebelum memutuskan memesan saham IPO. Apa Itu Prospektus dan Mengapa Penting? Prospektus adalah dokumen hukum yang diterbitkan oleh emiten (perusahaan yang akan go public) yang berisi semua informasi material tentang perusahaan, termasuk data keuangan, profil bisnis, risiko, rencana penggunaan dana, dan jadwal IPO. Prospektus harus disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum diedarkan ke...

Artikel menarik lainnya:

  1. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  2. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  3. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  4. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  5. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  6. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  7. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  8. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  9. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  10. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak

TradingView Chart - KING