Update: Jumat, 23 Oktober 2026

KING

PT. Hoffmen Cleanindo Tbk.

Rp 328
-1.80%
Volume
43.530 lot
MA 5
306
MA 20
348
RSI
30.00
High
366
Low
312
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.42%
Support (10d)
258
Resistance (10d)
390
Volume Trend (10d)
-75.8%
Score
60
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-10.87 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.555 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KING saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp258, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp390.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 335 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 361 - 377 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 305 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan

Dalam analisis teknikal, volume adalah cerminan dari antusiasme dan partisipasi pelaku pasar. Ketika tren sedang berlangsung kuat, volume cenderung tinggi atau setidaknya konsisten. Namun, ada kondisi di mana volume mulai mengecil secara bertahap di akhir sebuah tren—baik tren naik maupun tren turun. Kondisi ini dikenal sebagai Ending Volume atau Volume Contraction. Ending volume adalah sinyal bahwa tren sedang kehilangan "bahan bakar". Semakin sedikit partisipasi, semakin lemah momentum. Ketika volume terus menurun sementara harga masih bergerak dalam satu arah, itu adalah peringatan bahwa tren tidak lagi didukung oleh keyakinan yang kuat—dan koreksi atau pembalikan mungkin sudah dekat. Karakteristik Ending Volume Ending volume adalah pola di mana volume perdagangan menurun secara bertahap dalam beberapa periode terakhir dari sebuah tren, sementara harga masih bergerak dalam arah yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  2. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  3. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  4. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  5. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  6. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  7. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  8. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  9. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  10. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti

TradingView Chart - KING