Update: Senin, 5 Oktober 2026

TGUK

PT. Platinum Wahab Nusantara Tbk.

Rp 127
+9.48%
Volume
140.775 lot
MA 5
107
MA 20
101
RSI
63.04
High
127
Low
112
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
7.52%
Support (10d)
89
Resistance (10d)
127
Volume Trend (10d)
-15.8%
Score
95
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
84.06 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TGUK saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 7.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp89, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp127.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 127 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 146 - 159 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 121 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak

Dalam dunia investasi saham, banyak pemula terpaku pada satu angka: laba bersih. Mereka melihat laba naik, lalu membeli. Laba turun, lalu menjual. Namun investor veteran dan para legenda seperti Warren Buffett memiliki fokus yang berbeda. Mereka tahu bahwa laba bisa dimanipulasi, direkayasa, dan diatur sedemikian rupa. Ada satu metrik yang lebih jujur, lebih sulit dimanipulasi, dan lebih mencerminkan kesehatan sebenarnya dari sebuah perusahaan. Metrik itu adalah Free Cash Flow (FCF) atau Arus Kas Bebas. Pepatah lama di Wall Street berbunyi: "Earnings are an opinion, but cash is a fact." (Laba adalah opini, tetapi uang tunai adalah fakta). Artikel ini akan membahas mengapa FCF disebut sebagai raja dalam analisis fundamental, dan bagaimana Anda sebagai investor bisa menggunakannya untuk menemukan saham-saham berkualitas. Apa Itu Free Cash Flow...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  2. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  3. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  4. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  5. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  6. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  7. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  8. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  9. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  10. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham

TradingView Chart - TGUK