Update: Senin, 5 Oktober 2026

FLMC

PT. Falmaco Nonwoven Industri Tbk.

Rp 158
+8.97%
Volume
86.701 lot
MA 5
137
MA 20
127
RSI
62.10
High
159
Low
145
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.55%
Support (10d)
101
Resistance (10d)
159
Volume Trend (10d)
-17.3%
Score
100
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
107.89 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.984 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FLMC saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp101, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp159.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 158 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 182 - 198 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 150 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus

Dalam analisis teknikal saham, moving average adalah salah satu alat paling fundamental. Setelah mengenal SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average), kini saatnya mengenal satu jenis moving average lagi yang mungkin kurang populer tetapi memiliki keunikan tersendiri: TMA (Triangular Moving Average). TMA adalah jenis moving average yang memberikan bobot lebih besar pada harga-harga di tengah-tengah periode, bukan pada harga terbaru seperti EMA atau WMA. Hasilnya adalah garis moving average yang paling halus di antara semua jenis MA, sangat baik untuk mengidentifikasi tren jangka panjang tanpa gangguan noise harga jangka pendek. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triangular Moving Average (TMA), mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, perbedaan dengan MA lainnya, hingga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  2. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  3. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  4. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  5. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  6. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  7. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  8. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  9. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  10. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

TradingView Chart - FLMC