Update: Jumat, 14 Agustus 2026

FLMC

PT. Falmaco Nonwoven Industri Tbk.

Rp 76
-1.30%
Volume
5.740 lot
MA 5
76
MA 20
73
RSI
56.00
High
77
Low
73
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.48%
Support (10d)
66
Resistance (10d)
78
Volume Trend (10d)
-59.3%
Score
50
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
46.15 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -38 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FLMC saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.48%. Area support terdekat berada di sekitar Rp66, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp78.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 66, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor

Setiap investor pasti pernah mengalaminya: saham yang dibeli justru terus turun. Di awal, Anda berpikir, "Ini hanya koreksi biasa." Lalu harga turun lebih dalam. Anda mulai cemas, tetapi tetap bertahan dengan harapan harga akan kembali naik. Ketika turun lebih parah, Anda sudah berada dalam posisi rugi besar—terlambat untuk keluar, terlalu sakit untuk menahan. Inilah yang disebut loser's game: menahan kerugian terlalu lama dengan harapan sia-sia. Padahal, ada satu disiplin sederhana yang bisa menyelamatkan modal Anda sejak awal, yaitu cutting loss (memotong kerugian). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cutting loss: definisi, mengapa sulit dilakukan, manfaatnya, cara menentukan titik potong rugi, serta bagaimana membangun disiplin yang konsisten. Apa Itu Cutting Loss? Cutting loss adalah tindakan menjual saham yang sedang mengalami kerugian (posisi rugi) secara disiplin...

Artikel menarik lainnya:

  1. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  2. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  3. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  4. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  5. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  6. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  7. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  8. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  9. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  10. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda

TradingView Chart - FLMC