Update: Jumat, 10 Juli 2026

FLMC

PT. Falmaco Nonwoven Industri Tbk.

Rp 52
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
52
MA 20
68
RSI
N/A
High
-
Low
-
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.61%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
70
Volume Trend (10d)
-72.7%
Score
40
Win Rate (30d)
13.33 %
P/L (30d)
-63.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (0.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun

Jika Anda sudah mengenal Dollar Cost Averaging (DCA) sebagai strategi investasi rutin dengan nominal tetap, maka Value Averaging (VA) adalah versi yang lebih dinamis dan ambisius. VA tidak hanya meminta Anda disiplin, tetapi juga memaksa Anda membeli lebih banyak saat harga murah, dan membeli lebih sedikit (atau bahkan menjual) saat harga mahal. Apa Itu Value Averaging? Value Averaging adalah strategi investasi jangka panjang yang dikembangkan oleh Michael Edleson. Alih-alih menyetor uang dalam jumlah tetap setiap periode (seperti DCA), Anda menargetkan nilai portofolio harus bertambah dalam jumlah tetap setiap periode. Dengan kata lain, Anda menentukan pertumbuhan nilai portofolio yang ingin dicapai setiap bulan/kuartal, lalu menyesuaikan besarnya investasi berdasarkan kinerja pasar sebelumnya. Perbedaan Mendasar: DCA vs VA Aspek Dollar Cost Averaging (DCA) Value Averaging (VA) Setoran tiap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  2. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  4. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  5. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  6. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  7. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  8. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  9. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  10. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish

TradingView Chart - FLMC