* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.
High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
Dalam analisis teknikal tradisional, volume hanya ditampilkan sebagai batang vertikal di bagian bawah chart. Anda bisa melihat berapa banyak saham yang diperdagangkan dalam suatu periode, tetapi Anda tidak tahu di level harga mana transaksi tersebut paling banyak terjadi. Volume Profile mengubah semua itu. Ia memecah volume berdasarkan level harga, menciptakan semacam "peta kepadatan" yang menunjukkan area-area dengan aktivitas perdagangan tertinggi dan terendah. Dalam peta tersebut, ada dua konsep kunci yang wajib Anda pahami: High Volume Node (HVN) dan Low Volume Node (LVN). High node adalah area di mana volume sangat terkonsentrasi—seperti kota padat penduduk. Low node adalah area di mana volume sangat sedikit—seperti padang pasir yang sepi. Memahami kedua node ini akan mengubah cara Anda melihat support, resistance, breakout, dan target harga. Anda tidak...