Update: Jumat, 22 Mei 2026

CITA

PT. Cita Mineral Investindo Tbk.

Rp 3.790
+2.43%
Volume
12.463 lot
MA 5
3.766
MA 20
3.797
RSI
38.71
High
3.790
Low
3.700

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.00%
Support (10d)
3.260
Resistance (10d)
3.850
Volume Trend (10d)
+107.5%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-8.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.7)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -524 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CITA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.260, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.850.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 3.260, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang paling sederhana, paling populer, dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia: Moving Average (Rata-rata Bergerak). Moving Average adalah indikator yang menghaluskan data harga dengan menciptakan garis yang mengikuti pergerakan harga. Ia membantu trader melihat arah tren, mengidentifikasi level support dan resistance dinamis, serta menghasilkan sinyal beli dan jual. Namun, tidak semua moving average diciptakan sama. Ada beberapa jenis moving average dengan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda: SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang keempat jenis moving average tersebut, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, hingga strategi penggunaannya dalam trading saham. Apa Itu Moving Average?...

Artikel menarik lainnya:

  1. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  2. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  3. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  4. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  5. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  6. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  7. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  8. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  9. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  10. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi

TradingView Chart - CITA