Update: Jumat, 22 Mei 2026

GGRM

PT. Gudang Garam Tbk.

Rp 15.800
-2.47%
Volume
7.840 lot
MA 5
16.365
MA 20
15.919
RSI
49.67
High
16.200
Low
15.775

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.09%
Support (10d)
15.775
Resistance (10d)
17.975
Volume Trend (10d)
+3.7%
Score
70
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
8.03 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (49.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.852 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GGRM saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp15.775, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp17.975.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 16.116 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 17.380 - 18.170 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 14.694 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)

Setiap investor yang pernah membangun model Discounted Cash Flow (DCF) mengetahui satu kelemahan besarnya: hasilnya sangat sensitif terhadap asumsi. Ubah tingkat diskonto (discount rate) 1% saja, nilai perusahaan bisa berubah 10-20%. Ubah asumsi pertumbuhan terminal 1%, nilai bisa melompat 15-30%. DCF standar seolah-olah mengasumsikan bahwa masa depan adalah sesuatu yang pasti—padahal kenyataannya penuh ketidakpastian. Di sinilah Risk Adjusted DCF berperan. Ini adalah pendekatan valuasi yang secara eksplisit memasukkan berbagai tingkat risiko ke dalam model, baik melalui penyesuaian arus kas (certainty equivalent) maupun melalui penyesuaian tingkat diskonto (risk-adjusted discount rate). Hasilnya adalah rentang nilai (bukan satu angka) yang mencerminkan berbagai skenario masa depan—dari yang paling optimis hingga yang paling pesimis. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang metode Risk Adjusted DCF, bagaimana membangunnya, interpretasi hasil, serta...

Artikel menarik lainnya:

  1. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  2. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  3. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  4. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  5. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  6. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  7. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  8. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  9. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  10. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

TradingView Chart - GGRM