Update: Senin, 5 Oktober 2026

LFLO

PT. Imago Mulia Persada Tbk.

Rp 595
-1.65%
Volume
85 lot
MA 5
592
MA 20
565
RSI
62.00
High
605
Low
555
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.35%
Support (10d)
515
Resistance (10d)
630
Volume Trend (10d)
-91.8%
Score
95
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
14.42 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LFLO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp515, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp630.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 595 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 684 - 744 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 565 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung

Dalam dunia saham, sektor teknologi selalu memiliki daya tarik tersendiri. Pertumbuhan eksponensial, inovasi yang mengganggu, dan kisah sukses perusahaan seperti Amazon, Google, atau Shopee membuat banyak investor tergiur. Namun, ada satu masalah besar yang sering dihadapi investor saham teknologi: bagaimana menilai perusahaan yang belum menghasilkan laba? Di sinilah rasio Price to User (atau sering disebut Price per User) menjadi salah satu alat valuasi paling populer untuk saham teknologi, terutama untuk perusahaan digital dengan basis pengguna yang besar tetapi masih dalam fase investasi berat. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu Price to User, kapan rasio ini relevan, batasan-batasannya, serta cara menggunakannya sebagai bagian dari analisis saham teknologi Anda. Apa Itu Price to User? Price to User adalah rasio valuasi yang membandingkan nilai pasar perusahaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  2. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  3. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  4. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  5. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  6. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  7. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  8. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  9. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  10. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu

TradingView Chart - LFLO