Update: Kamis, 15 Oktober 2026

GULA

PT. Aman Agrindo Tbk.

Rp 780
-0.64%
Volume
105.335 lot
MA 5
804
MA 20
803
RSI
41.46
High
780
Low
760
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.43%
Support (10d)
750
Resistance (10d)
835
Volume Trend (10d)
+17.3%
Score
70
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.358 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GULA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.43%. Area support terdekat berada di sekitar Rp750, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp835.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 796 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 858 - 897 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 725 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu

Di era digital dengan chart berwarna-warni dan puluhan indikator, ada satu metode analisis teknikal yang terlihat "kuno" namun tetap digunakan oleh trader profesional hingga hari ini. Metode ini tidak menggunakan candlestick, tidak memiliki sumbu waktu, dan hanya terdiri dari dua huruf: X dan O. Metode itu adalah Point and Figure (P&F) Chart. Dikembangkan pada akhir abad ke-19, Point and Figure adalah salah satu metode analisis teknikal tertua yang masih relevan. Ia digunakan oleh trader legendaris seperti Charles Dow (pendiri Dow Jones) dan Jesse Livermore (trader terhebat sepanjang masa). Bahkan hingga saat ini, banyak hedge fund dan trader institusional masih mengandalkan P&F untuk mengidentifikasi level supply dan demand murni. Apa Itu Point and Figure Chart? Point and Figure Chart adalah jenis chart yang hanya mencatat...

Artikel menarik lainnya:

  1. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  2. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  3. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  4. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  5. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  6. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  7. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  8. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  9. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  10. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan

TradingView Chart - GULA