Update: Kamis, 20 Agustus 2026

GULA

PT. Aman Agrindo Tbk.

Rp 740
+0.68%
Volume
283.757 lot
MA 5
731
MA 20
767
RSI
31.15
High
755
Low
700
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.30%
Support (10d)
660
Resistance (10d)
805
Volume Trend (10d)
-13.0%
Score
60
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
12.98 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (31.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 24.703 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GULA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.30%. Area support terdekat berada di sekitar Rp660, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp805.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 755 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 814 - 851 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 688 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti

Saham perusahaan pengembang properti (developer) memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari sektor manufaktur atau konsumsi. Produk developer — mulai dari rumah tapak, apartemen, hingga kawasan industri — membutuhkan waktu bertahun-tahun dari perencanaan, konstruksi, hingga penjualan. Di tengah rentang waktu yang panjang itu, investor membutuhkan metrik yang bisa menangkap potensi pendapatan masa depan perusahaan secara utuh. Di sinilah Gross Development Value (GDV) menjadi salah satu metrik paling penting. GDV adalah mata uang yang dipakai para analis properti untuk menilai seberapa besar "kue" yang sedang dibangun oleh seorang developer. Apa Itu Gross Development Value (GDV)? GDV adalah estimasi total nilai penjualan kotor yang akan diperoleh developer dari seluruh unit properti dalam suatu proyek, setelah proyek rampung dan seluruh unit terjual. Dengan kata lain, GDV menjawab pertanyaan: "Jika...

Artikel menarik lainnya:

  1. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  2. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  3. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  4. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  5. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  6. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  7. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  8. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  9. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  10. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

TradingView Chart - GULA