Update: Jumat, 10 Juli 2026

GULA

PT. Aman Agrindo Tbk.

Rp 635
-3.05%
Volume
255.319 lot
MA 5
637
MA 20
622
RSI
55.36
High
655
Low
605
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.42%
Support (10d)
565
Resistance (10d)
660
Volume Trend (10d)
-42.8%
Score
80
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
27.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.752 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GULA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp565, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp660.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 635 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 730 - 794 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 603 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar

Dalam analisis teknikal, kebanyakan trader percaya bahwa volume besar harus diikuti pergerakan harga yang besar. Jika volume membeludak, seharusnya harga naik atau turun secara signifikan. Namun, ada satu fenomena yang membalik logika ini: Absorption. Absorption adalah kondisi di mana terjadi volume yang sangat besar, tetapi harga hampir tidak bergerak. Ini adalah salah satu sinyal paling kuat dalam analisis teknikal lanjutan, khususnya dalam VSA (Volume Spread Analysis) dan order flow trading. Absorption mengindikasikan bahwa pemain besar (smart money) sedang aktif — mereka menyerap semua order yang masuk tanpa membiarkan harga bergerak. Apa Itu Absorption? Absorption adalah situasi di mana volume perdagangan sangat tinggi, tetapi spread (rentang harga high-low) sangat sempit dan harga penutupan (close) berada di tengah-tengah range atau tidak menunjukkan pergerakan berarti. Filosofi dasar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  2. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih
  3. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  4. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  5. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  6. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  7. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  8. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  9. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  10. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?

TradingView Chart - GULA