Update: Jumat, 22 Mei 2026

MTLA

PT. Metropolitan Land Tbk.

Rp 510
0.00%
Volume
79 lot
MA 5
510
MA 20
519
RSI
50.00
High
510
Low
496

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.72%
Support (10d)
470
Resistance (10d)
515
Volume Trend (10d)
-81.7%
Score
45
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-13.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MTLA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp470, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp515.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 470, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga

Tidak ada satu pun investor di dunia ini yang tidak pernah mengalami kerugian. Warren Buffett pernah rugi miliaran dolar. Peter Lynch pernah membeli saham yang harganya turun 50%. Semua nama besar di dunia investasi memiliki lemari berisi pakaian kegagalan. Yang membedakan mereka dari investor biasa bukanlah kemampuan menghindari kerugian. Itu tidak mungkin. Yang membedakan adalah kemampuan menerima kerugian sebagai biaya belajar—bukan sebagai kegagalan permanen atau luka ego yang tak tersembuhkan. Artikel ini akan membahas psikologi di balik rasa sakit akibat kerugian, dan bagaimana Anda bisa mengubah perspektif sehingga setiap kerugian justru menjadi batu loncatan menuju investor yang lebih baik. 1. Mengapa Kerugian Terasa Begitu Menyakitkan? Sebelum belajar menerima kerugian, kita perlu memahami mengapa otak kita bereaksi begitu keras terhadap kehilangan uang. Ilmu perilaku keuangan menyebut...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  2. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  3. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  4. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  5. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  6. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  7. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  8. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  9. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  10. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika

TradingView Chart - MTLA