Update: Senin, 5 Oktober 2026

MTLA

PT. Metropolitan Land Tbk.

Rp 700
+1.45%
Volume
834 lot
MA 5
698
MA 20
576
RSI
78.69
High
735
Low
660
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.21%
Support (10d)
510
Resistance (10d)
745
Volume Trend (10d)
+12,372.0%
Score
65
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
37.25 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (78.7) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MTLA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 78.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp510, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp745.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 714 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 770 - 805 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 651 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!

Setiap investor saham, dari pemula hingga profesional, pasti pernah mengalami momen yang tidak mengenakkan: baru saja membeli sebuah saham, harganya langsung turun. Rasa cemas, kecewa, bahkan takut langsung menghampiri. Pertanyaan seperti “Apakah saya salah beli?” atau “Haruskah saya jual sekarang?” sering muncul. Namun, perlu dipahami bahwa fluktuasi harga adalah sifat alami dari pasar saham. Yang membedakan investor sukses dari yang lain bukanlah kemampuuan menghindari penurunan, melainkan kemampuan mengelola psikologi saat menghadapinya. Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga kestabilan emosi Anda saat portofolio merosot. 1. Pahami Dulu: Apakah Ini Koreksi Wajar atau Fundamental yang Rusak? Langkah pertama yang paling krusial adalah jangan bereaksi sebelum menganalisis. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah seluruh pasar sedang turun (koreksi/ bearish)? Jika iya, penurunan saham Anda mungkin hanya ikut-ikutan. Ini adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  2. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  3. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  4. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  5. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  6. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  7. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  8. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  9. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  10. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross

TradingView Chart - MTLA