Update: Senin, 5 Oktober 2026

GUNA

PT. Gunanusa Eramandiri Tbk.

Rp 218
0.00%
Volume
639 lot
MA 5
219
MA 20
220
RSI
33.33
High
224
Low
216
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.43%
Support (10d)
212
Resistance (10d)
240
Volume Trend (10d)
+20.6%
Score
10
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -20 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GUNA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.43%. Area support terdekat berada di sekitar Rp212, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp240.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 201 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun

Jika Anda sudah mengenal Dollar Cost Averaging (DCA) sebagai strategi investasi rutin dengan nominal tetap, maka Value Averaging (VA) adalah versi yang lebih dinamis dan ambisius. VA tidak hanya meminta Anda disiplin, tetapi juga memaksa Anda membeli lebih banyak saat harga murah, dan membeli lebih sedikit (atau bahkan menjual) saat harga mahal. Apa Itu Value Averaging? Value Averaging adalah strategi investasi jangka panjang yang dikembangkan oleh Michael Edleson. Alih-alih menyetor uang dalam jumlah tetap setiap periode (seperti DCA), Anda menargetkan nilai portofolio harus bertambah dalam jumlah tetap setiap periode. Dengan kata lain, Anda menentukan pertumbuhan nilai portofolio yang ingin dicapai setiap bulan/kuartal, lalu menyesuaikan besarnya investasi berdasarkan kinerja pasar sebelumnya. Perbedaan Mendasar: DCA vs VA Aspek Dollar Cost Averaging (DCA) Value Averaging (VA) Setoran tiap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  2. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  3. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  4. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  5. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  6. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  7. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  8. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  9. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  10. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham

TradingView Chart - GUNA