Update: Selasa, 14 Juli 2026

SMMA

PT. Sinarmas Multiartha Tbk.

Rp 20.675
-3.50%
Volume
87 lot
MA 5
21.305
MA 20
21.851
RSI
N/A
High
21.300
Low
20.000
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.09%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
21.900
Volume Trend (10d)
-68.8%
Score
60
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
15.02 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (0.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 0.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp21.900.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 21.089 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 22.743 - 23.776 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 19.228 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi

Dalam dunia saham, investor biasanya menyukai perusahaan dengan laba bersih yang besar dan stabil. Namun, ada satu pos beban yang justru bisa menjadi tanda kekuatan masa depan meskipun menekan laba hari ini: Pengeluaran Riset dan Pengembangan (R&D). Perusahaan seperti Amazon, Tesla, atau perusahaan farmasi raksasa menghabiskan miliaran dolar untuk R&D setiap tahun—dan justru itulah yang membuat mereka terus tumbuh. Artikel ini akan membahas apa itu rasio R&D, bagaimana menilainya dalam konteks saham, mengapa R&D tinggi tidak selalu baik, serta cara membedakan perusahaan yang berinvestasi untuk masa depan dengan perusahaan yang sekadar membakar uang. 1. Apa Itu Pengeluaran R&D dan Rasio R&D? Riset dan Pengembangan (Research & Development / R&D) adalah aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan produk baru, meningkatkan produk yang sudah ada, atau menemukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  2. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  3. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  4. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  5. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  6. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  7. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  8. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  10. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam

TradingView Chart - SMMA