Update: Senin, 6 Juli 2026

SMMA

PT. Sinarmas Multiartha Tbk.

Rp 21.550
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
21.745
MA 20
22.279
RSI
N/A
High
-
Low
-
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.28%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
22.400
Volume Trend (10d)
-62.4%
Score
55
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
18.41 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (0.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 23 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan

Dalam analisis teknikal saham, pola Head and Shoulders sudah sangat terkenal sebagai pola pembalikan bearish di puncak tren naik. Namun, tahukah Anda bahwa pola ini juga memiliki versi terbalik yang justru memberikan sinyal beli yang sangat kuat? Pola itu adalah Inverse Head and Shoulders (atau sering juga disebut Head and Shoulders Bottom). Bentuknya terbalik dari versi klasik: kepala berada di bawah, bukan di atas. Pola ini adalah salah satu pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang paling dapat diandalkan dan paling dicari oleh para trader. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Inverse Head and Shoulders, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Inverse Head and Shoulders? Inverse Head and Shoulders adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  2. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  3. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  4. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  5. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  6. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  7. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  8. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  9. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  10. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda

TradingView Chart - SMMA