Update: Kamis, 20 Agustus 2026

HOTL

PT. Saraswati Griya Lestari Tbk.

Rp 50
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?

Dalam investasi saham, kita sering mendengar kalimat: "Saham itu naik turun, wajar saja." Namun, tidak semua penurunan diciptakan sama. Ada perbedaan besar antara portofolio yang turun 10% lalu pulih dalam dua bulan, dengan portofolio yang turun 50% dan butuh lima tahun untuk kembali ke titik impas. Maximum Drawdown (MDD) adalah metrik yang mengukur kerugian terbesar yang pernah dialami oleh portofolio Anda dari puncak tertinggi hingga lembah terendah, sebelum akhirnya pulih kembali ke puncak sebelumnya. Artikel ini akan membahas bagaimana mengukur, menginterpretasikan, dan menggunakan MDD untuk memahami risiko portofolio saham Anda. Apa Itu Maximum Drawdown (MDD)? Secara sederhana, Maximum Drawdown adalah jawaban atas pertanyaan: "Berapa persen kerugian terburuk yang pernah saya alami jika saya membeli di puncak tertinggi dan menjual di titik terendah?" Berbeda dengan sekadar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  2. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  3. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  4. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  5. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  6. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  7. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  8. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  9. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  10. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi

TradingView Chart - HOTL