Update: Jumat, 22 Mei 2026

MITI

PT. Mitra Investindo Tbk.

Rp 175
+6.71%
Volume
26.813 lot
MA 5
190
MA 20
237
RSI
19.08
High
197
Low
164

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.47%
Support (10d)
164
Resistance (10d)
272
Volume Trend (10d)
+46.5%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-25.85 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (19.1) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -885 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MITI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 19.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp164, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp272.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 164, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish

Dalam dunia trading saham, kemampuan mendeteksi titik balik harga dari turun menjadi naik adalah keterampilan yang sangat berharga. Salah satu pola candlestick yang paling andal untuk itu adalah Piercing Pattern. Pola dua candlestick ini sering dianggap sebagai "kembaran bullish" dari Dark Cloud Cover, namun dengan karakteristik dan psikologi yang unik. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Piercing Pattern, bagaimana cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan akurasi entry Anda. Apa Itu Piercing Pattern? Piercing Pattern (pola menusuk) adalah formasi pembalikan bullish (dari turun ke naik) yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend). Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan karakteristik sebagai berikut: Candlestick pertama: Bearish (merah/hitam) dengan tubuh panjang. Ini menunjukkan bahwa penjual (bear) masih...

Artikel menarik lainnya:

  1. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  2. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  3. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  4. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  5. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  6. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  7. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  8. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  9. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  10. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda

TradingView Chart - MITI