Update: Jumat, 22 Mei 2026

HRTA

PT. Hartadinata Abadi Tbk.

Rp 2.330
+9.39%
Volume
255.060 lot
MA 5
2.236
MA 20
2.658
RSI
33.59
High
2.350
Low
2.090

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.11%
Support (10d)
2.030
Resistance (10d)
2.930
Volume Trend (10d)
+38.3%
Score
35
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-9.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (33.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -41.741 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HRTA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.030, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.930.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.929 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

Dalam dunia investasi saham, ada dua cara utama untuk "memberi harga" pada sebuah perusahaan. Cara pertama adalah dengan melihat nilai buku (book value) – berapa nilai perusahaan menurut catatan akuntansi. Cara kedua adalah dengan melihat nilai pasar (market value) – berapa nilai perusahaan menurut penilaian pasar saham. Keduanya seringkali sangat berbeda. Sebuah perusahaan bisa memiliki nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasarnya Rp500 miliar (diskonto). Atau sebaliknya, nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasar Rp5 triliun (premium). Memahami perbedaan antara book value dan market value adalah fondasi penting dalam analisis fundamental dan strategi investasi. Artikel ini akan membahas secara mendalam kedua konsep ini, perbedaannya, serta bagaimana investor cerdas menggunakannya untuk mengambil keputusan. Apa Itu Book Value (Nilai Buku)? Book Value atau Nilai Buku adalah nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  2. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  3. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  4. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  5. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  6. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  7. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  8. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  9. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  10. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula

TradingView Chart - HRTA