Update: Senin, 5 Oktober 2026

HUMI

PT. Humpuss Maritim Internasional Tbk.

Rp 125
+4.17%
Volume
219.330 lot
MA 5
119
MA 20
128
RSI
43.33
High
125
Low
118
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.25%
Support (10d)
108
Resistance (10d)
139
Volume Trend (10d)
-18.6%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-16.11 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (43.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.785 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HUMI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.25%. Area support terdekat berada di sekitar Rp108, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp139.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 103 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

Di antara puluhan indikator volume yang tersedia, sebagian besar hanya memperlakukan volume sebagai satu kesatuan: berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, pendekatan ini memiliki kelemahan mendasar. Volume tidak membedakan apakah transaksi tersebut terjadi karena tekanan beli atau tekanan jual. Klinger Oscillator hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Dikembangkan oleh Stephen Klinger pada akhir 1990-an, indikator ini tidak hanya mengukur volume, tetapi juga membedakan antara volume yang mendorong harga naik dan volume yang mendorong harga turun. Lebih dari itu, Klinger Oscillator juga membandingkan pergerakan volume jangka pendek dengan jangka panjang, mirip seperti cara kerja MACD tetapi dengan volume sebagai bahannya. Apa Itu Klinger Oscillator? Klinger Oscillator adalah indikator volume yang menghitung akumulasi volume berdasarkan arah pergerakan harga, kemudian membandingkan rata-rata jangka pendek dengan rata-rata jangka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  2. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  3. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  4. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  5. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  6. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  7. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  8. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  9. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  10. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing

TradingView Chart - HUMI