Update: Senin, 5 Oktober 2026

ASHA

PT. Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.

Rp 43
+2.38%
Volume
379.978 lot
MA 5
42
MA 20
51
RSI
23.08
High
46
Low
41
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.89%
Support (10d)
37
Resistance (10d)
56
Volume Trend (10d)
-51.4%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-27.12 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (23.1) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 49.530 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASHA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp37, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp56.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 43 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 49 - 54 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 41 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target

Ketika sebuah perusahaan hendak mengakuisisi perusahaan lain, keputusan tidak hanya didasarkan pada prospek laba atau sinergi bisnis. Ada pertanyaan fundamental yang harus dijawab: Apakah lebih murah membeli perusahaan ini di bursa, atau membangun bisnis serupa dari nol? Jawaban atas pertanyaan itu ditemukan dalam sebuah metrik yang disebut Tobin's Q Ratio, atau lebih dikenal dalam ranah M&A sebagai Q Ratio. Artikel ini akan membahas bagaimana para eksekutif, investment banker, dan korporat menggunakan Q Ratio sebagai senjata rahasia dalam negosiasi merger dan akuisisi. Apa itu Q Ratio dalam Konteks M&A? Dalam literatur keuangan korporat, Q Ratio didefinisikan sebagai: Q Ratio = Nilai Pasar Perusahaan Target (Market Value) / Biaya Penggantian Aset (Replacement Cost) Nilai Pasar (Market Value): Kapitalisasi pasar saham perusahaan target ditambah total utang bersih (enterprise...

Artikel menarik lainnya:

  1. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  2. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  3. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  4. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  5. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  6. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  7. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  8. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  9. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  10. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR

TradingView Chart - ASHA