Update: Selasa, 18 Agustus 2026

ASHA

PT. Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.

Rp 60
0.00%
Volume
468.155 lot
MA 5
59
MA 20
59
RSI
57.89
High
62
Low
59
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.19%
Support (10d)
57
Resistance (10d)
65
Volume Trend (10d)
-11.4%
Score
75
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
9.09 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -15.767 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASHA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp57, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp65.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 60 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 69 - 75 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 57 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank

Dalam dunia investasi saham perbankan, keuntungan besar sering kali datang dari penyaluran kredit yang masif. Namun, di balik setiap rupiah kredit yang disalurkan, ada risiko bahwa debitur tidak mampu membayar kembali. Risiko inilah yang ditangkap oleh rasio NPL (Non Performing Loan) atau yang akrab disebut kredit macet. Banyak investor pemula terlalu fokus pada laba bersih atau pertumbuhan kredit, tanpa menyadari bahwa kredit macet yang membengkak bisa menghapus seluruh keuntungan dalam hitungan kuartal. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu NPL, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, serta strategi cerdas membaca rasio ini sebelum memutuskan investasi. Apa Itu NPL? Non Performing Loan (NPL) adalah rasio yang mengukur proporsi kredit bermasalah terhadap total kredit yang disalurkan bank. Suatu kredit dikategorikan sebagai NPL jika debitur telah gagal membayar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  2. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  3. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  4. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  5. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  6. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  7. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  8. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  9. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  10. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya

TradingView Chart - ASHA