Update: Selasa, 8 September 2026

IATA

PT. Karya Pacific Energy Tbk.

Rp 143
+5.93%
Volume
24.097.186 lot
MA 5
134
MA 20
123
RSI
67.01
High
145
Low
135
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.73%
Support (10d)
104
Resistance (10d)
145
Volume Trend (10d)
+15.1%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
142.37 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (67.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 678.564 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IATA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 67.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp104, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 143 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 164 - 179 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 136 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat

Pada artikel sebelumnya, Anda telah mempelajari apa itu market cap (kapitalisasi pasar) dan bagaimana cara menghitungnya. Namun, memahami definisi saja tidak cukup. Pertanyaan yang lebih penting adalah: Bagaimana hubungan antara market cap dengan dua faktor paling krusial dalam investasi, yaitu risiko dan likuiditas? Jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi kompas Anda dalam memilah ribuan saham di bursa. Tidak semua saham cocok untuk semua orang. Trader harian yang agresif membutuhkan saham dengan karakteristik berbeda dari investor pensiun yang konservatif. Perbedaan kebutuhan itu sebagian besar dapat dijelaskan oleh market cap. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana besar-kecilnya market cap suatu perusahaan memengaruhi tingkat risiko yang harus Anda tanggung dan kemudahan Anda dalam menjual saham tersebut (likuiditas). Pada akhirnya, Anda akan memahami mengapa investor berpengalaman selalu menjadikan market...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  2. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  3. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  4. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  5. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  6. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  7. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  8. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  9. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  10. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan

TradingView Chart - IATA