Update: Selasa, 9 Juni 2026

IATA

PT. MNC Energy Investments Tbk.

Rp 61
+12.96%
Volume
770.802 lot
MA 5
60
MA 20
69
RSI
37.50
High
61
Low
54
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.84%
Support (10d)
51
Resistance (10d)
75
Volume Trend (10d)
-17.0%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-32.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (37.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 52.907 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IATA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp51, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp75.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 62 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 67 - 70 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 57 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?

Sebagai investor, Anda tentu menyukai perusahaan yang labanya tumbuh cepat setiap tahun. Namun, pernahkah Anda bertanya: apakah pertumbuhan itu berkelanjutan? Ataukah perusahaan hanya bisa tumbuh cepat dengan terus-menerus menghimpun utang baru atau menerbitkan saham tambahan? Jawaban atas pertanyaan ini terletak pada metrik yang disebut Sustainable Growth Rate (SGR). SGR adalah tingkat pertumbuhan maksimum yang dapat dicapai perusahaan tanpa harus meningkatkan leverage keuangan (utang) atau menerbitkan saham baru. Dengan kata lain, ini adalah kecepatan tumbuh alami perusahaan yang didanai hanya dari laba ditahan. Artikel ini akan membedah apa itu SGR, cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya untuk menilai kualitas pertumbuhan emiten saham. Apa Itu Sustainable Growth Rate (SGR)? Sustainable Growth Rate adalah tingkat pertumbuhan penjualan (atau laba) maksimum yang dapat dipertahankan perusahaan dalam jangka panjang tanpa: Menerbitkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  2. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  3. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  4. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  5. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  6. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  7. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  8. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  9. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  10. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

TradingView Chart - IATA