Update: Senin, 5 Oktober 2026

PGLI

PT. Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk.

Rp 332
+24.81%
Volume
93.824 lot
MA 5
248
MA 20
220
RSI
84.07
High
332
Low
272
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.52%
Support (10d)
199
Resistance (10d)
332
Volume Trend (10d)
+74.7%
Score
80
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
59.62 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (84.1) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.322 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PGLI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 84.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp199, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp332.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 332 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 382 - 415 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 315 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi

Saham perusahaan konstruksi memiliki karakteristik yang unik. Pendapatan dan laba yang dilaporkan dalam satu kuartal seringkali tidak mencerminkan pekerjaan yang sedang berjalan, melainkan hasil dari proyek-proyek yang mungkin telah dimulai satu atau dua tahun sebelumnya. Akibatnya, investor yang hanya melihat laporan laba rugi bisa saja tertinggal atau justru terjebak dalam ilusi pertumbuhan sesaat. Di sinilah Unbilled Revenue (atau pendapatan yang belum ditagih) menjadi salah satu metrik paling krusial. Ia adalah jendela yang memperlihatkan pekerjaan yang sudah dilakukan tetapi belum diakui sebagai pendapatan — sekaligus menjadi indikator kuat tentang arus kas dan pendapatan masa depan perusahaan konstruksi. Apa Itu Unbilled Revenue? Unbilled Revenue adalah nilai pekerjaan konstruksi yang telah dilaksanakan oleh perusahaan (sesuai persentase penyelesaian proyek), tetapi belum dapat ditagihkan kepada pemberi kerja karena termin penagihan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  2. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  3. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  4. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  5. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  6. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  7. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  8. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  9. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  10. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga

TradingView Chart - PGLI