Update: Kamis, 11 Juni 2026

DWGL

PT. Dwi Guna Laksana Tbk.

Rp 256
+0.79%
Volume
5.566 lot
MA 5
262
MA 20
264
RSI
46.88
High
258
Low
250
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.39%
Support (10d)
216
Resistance (10d)
278
Volume Trend (10d)
+8.1%
Score
10
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-8.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.056 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DWGL saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp216, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp278.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 205 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah menyatukan berbagai indikator yang kadang memberikan sinyal berbeda. Sebuah saham mungkin menunjukkan RSI overbought, tetapi MACD masih bullish, dan moving average masih naik. Mana yang harus Anda percaya? Chande Trend Meter (CTM) , yang dikembangkan oleh Tushar Chande (tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator dan Qstick), adalah solusi untuk masalah ini. CTM menggabungkan beberapa indikator teknikal dalam berbagai time frame menjadi satu skor tunggal antara 0 hingga 100. Hasilnya adalah ukuran yang mudah dipahami tentang seberapa kuat tren suatu saham — tanpa harus menafsirkan puluhan indikator secara terpisah. Bagi trader yang ingin menyederhanakan proses analisis tanpa kehilangan kedalaman informasi, Chande Trend Meter adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Chande Trend Meter Chande Trend Meter adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  2. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  3. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  4. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  5. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  6. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  7. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  8. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  9. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  10. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham

TradingView Chart - DWGL