Update: Selasa, 9 Juni 2026

DWGL

PT. Dwi Guna Laksana Tbk.

Rp 270
+0.75%
Volume
18.581 lot
MA 5
257
MA 20
266
RSI
46.77
High
278
Low
252
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.26%
Support (10d)
216
Resistance (10d)
278
Volume Trend (10d)
-3.2%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-1.46 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (46.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.104 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DWGL saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp216, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp278.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 216, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan

Dalam analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader lebih fokus mencari sinyal pembalikan (reversal). Mereka ingin tahu kapan harga akan berbalik arah. Namun, ada kalanya justru sinyal kelanjutan (continuation) yang lebih berharga, karena memungkinkan trader ikut mengendarai tren yang sudah berjalan. Salah satu pola kelanjutan bearish yang paling menarik namun jarang dibahas adalah Downside Gap Three Methods. Pola multi candlestick ini adalah "saudara" dari Upside Gap Two Crows, tapi dengan cerita yang berbeda. Mari kita bedah. Apa Itu Downside Gap Three Methods? Downside Gap Three Methods adalah pola kelanjutan bearish (bearish continuation) yang terdiri dari empat candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung. Namanya cukup deskriptif: Downside: mengarah ke bawah (bearish) Gap: ada celah harga Three Methods: tiga metode/candlestick tambahan setelah gap Pola ini menceritakan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  2. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  3. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  4. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  5. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  6. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  7. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  8. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  9. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  10. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif

TradingView Chart - DWGL