Update: Kamis, 20 Agustus 2026

MEJA

PT. Harta Djaya Karya Tbk.

Rp 125
-3.10%
Volume
284.963 lot
MA 5
123
MA 20
106
RSI
73.85
High
130
Low
124
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.73%
Support (10d)
95
Resistance (10d)
131
Volume Trend (10d)
+70.4%
Score
45
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
47.06 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (73.9) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.197 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MEJA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 73.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp95, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp131.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 95, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator bersifat lagging (terlambat) — mereka memberi tahu Anda apa yang sudah terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Moving average, RSI, MACD, semuanya menghitung data historis. Tapi bagaimana jika ada indikator yang mencoba memprediksi harga di masa depan? Time Series Forecast adalah salah satu dari sedikit indikator yang bersifat leading (memimpin). Dikembangkan oleh analis teknikal terkenal, indikator ini menggunakan analisis regresi linier untuk memproyeksikan harga masa depan berdasarkan tren historis. Hasilnya adalah garis yang "meramalkan" di mana harga kemungkinan akan berada dalam beberapa periode ke depan. Bagi trader yang ingin mendapatkan gambaran tentang arah harga jangka pendek hingga menengah, Time Series Forecast adalah alat yang unik dan menarik. Karakteristik Time Series Forecast Time Series Forecast adalah indikator yang menghitung...

Artikel menarik lainnya:

  1. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  2. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  3. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  4. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?
  5. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  6. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  7. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  8. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  9. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  10. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

TradingView Chart - MEJA