Update: Kamis, 20 Agustus 2026

STAA

PT. Sumber Tani Agung Resources Tbk.

Rp 1.140
+4.11%
Volume
87.672 lot
MA 5
1.086
MA 20
1.085
RSI
59.18
High
1.145
Low
1.100
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.29%
Support (10d)
1.045
Resistance (10d)
1.145
Volume Trend (10d)
-25.5%
Score
100
Win Rate (30d)
63.33 %
P/L (30d)
13.43 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (59.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.953 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham STAA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 59.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.045, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.140 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.311 - 1.425 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.083 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik

Di antara sekian banyak rasio keuangan, kebanyakan investor hanya mengenal PER, PBV, atau EV/Sales. Namun, ada rasio yang lebih "membumi" dan sangat kuat untuk menilai perusahaan di sektor-sektor tertentu: Rasio Enterprise Value terhadap Unit Terjual (EV/Unit). Rasio ini mengabaikan fluktuasi harga bahan baku, perubahan akuntansi, dan bahkan laba akuntansi—fokus pada satu hal: berapa nilai perusahaan per unit produk yang dijual atau diproduksi. Artikel ini akan membahas apa itu EV/Unit, di mana rasio ini paling berguna, bagaimana menginterpretasikannya, serta kasus-kasus di mana rasio ini bisa menjadi pembeda antara saham murah dan mahal. 1. Apa Itu Rasio EV/Unit? Rasio EV/Unit adalah perbandingan antara Enterprise Value (EV) perusahaan dengan jumlah unit yang dijual atau diproduksi dalam satu periode. Rumus: EV/Unit = Enterprise Value ÷ Jumlah Unit Terjual (dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih
  2. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  3. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  4. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  5. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  6. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  7. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  8. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  9. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  10. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

TradingView Chart - STAA