Update: Jumat, 9 Oktober 2026

STAA

PT. Sumber Tani Agung Resources Tbk.

Rp 1.240
+1.64%
Volume
31.627 lot
MA 5
1.238
MA 20
1.203
RSI
62.16
High
1.245
Low
1.210
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.48%
Support (10d)
1.160
Resistance (10d)
1.265
Volume Trend (10d)
-8.8%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
2.90 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.325 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham STAA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.48%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.160, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.265.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.240 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.426 - 1.550 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.178 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator momentum hanya menggunakan satu periode waktu (misalnya RSI 14 hari, Stochastic 14 periode, CCI 20 periode). Namun, ada satu indikator yang unik karena menggabungkan tiga periode waktu yang berbeda sekaligus: Ultimate Oscillator. Ultimate Oscillator dikembangkan oleh Larry Williams (pencipta Williams %R) pada tahun 1976. Latar belakang penciptaannya adalah frustrasi Larry Williams terhadap false signal yang sering terjadi pada indikator momentum tunggal. Ia menyadari bahwa tren yang sama bisa terlihat berbeda di timeframe yang berbeda (harian, mingguan, bulanan). Solusinya: menggabungkan tiga periode (short-term, intermediate-term, long-term) ke dalam satu indikator untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Ultimate Oscillator dirancang untuk mengurangi false signal (terutama di pasar sideways) dan memberikan sinyal overbought/oversold yang lebih andal. Indikator ini sangat cocok untuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  2. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  3. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  4. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  5. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  6. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  7. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  8. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  9. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  10. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli

TradingView Chart - STAA