Update: Jumat, 5 Juni 2026

STAA

PT. Sumber Tani Agung Resources Tbk.

Rp 905
0.00%
Volume
52.010 lot
MA 5
940
MA 20
1.099
RSI
1.49
High
920
Low
890
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.30%
Support (10d)
890
Resistance (10d)
1.195
Volume Trend (10d)
+73.6%
Score
60
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-29.02 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (1.5) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 749 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham STAA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 1.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.30%. Area support terdekat berada di sekitar Rp890, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.195.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 923 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 996 - 1.041 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 842 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

Dalam analisis teknikal saham, salah satu fenomena yang paling mudah dikenali secara visual adalah adanya celah atau ruang kosong pada grafik harga. Fenomena ini dalam terminologi candlestick Jepang disebut Window, sementara dalam istilah Barat lebih populer dengan sebutan Gap. Window bukan sekadar keindahan visual pada chart. Di balik ruang kosong tersebut tersimpan informasi psikologis yang sangat berharga tentang sentimen pasar, kekuatan tren, dan potensi pergerakan harga di masa depan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Window (Gap), mulai dari definisi, jenis-jenisnya, psikologi di baliknya, hingga cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Window (Gap)? Window adalah kondisi di mana rentang harga (high dan low) pada suatu periode tidak bertumpuk dengan rentang harga periode sebelumnya. Dengan kata lain, ada "ruang kosong" pada grafik batang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  2. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  3. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  4. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  5. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  6. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  7. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  8. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  9. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  10. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar

TradingView Chart - STAA