Update: Kamis, 20 Agustus 2026

IMAS

PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Rp 900
+1.12%
Volume
7.040 lot
MA 5
870
MA 20
861
RSI
70.37
High
920
Low
890
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.97%
Support (10d)
840
Resistance (10d)
920
Volume Trend (10d)
-20.7%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
13.21 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (70.4) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.054 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IMAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 70.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp840, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp920.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 920 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.012, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 840 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick memiliki beragam nama yang unik dan mudah diingat. Salah satu pola yang tergolong sederhana namun sering disalahartikan oleh trader pemula adalah On-Neck Line. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), tetapi dengan karakteristik yang sangat spesifik. Keunikan On-Neck Line terletak pada posisi penutupan lilin kedua yang tepat berada pada level yang sama dengan penutupan lilin pertama—seolah-olah "menempel di leher". Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola On-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola On-Neck Line? On-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan. Namanya diambil dari posisi lilin kedua yang "menempel di leher"...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  2. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  3. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  4. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  5. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  6. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  7. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  8. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  9. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  10. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin

TradingView Chart - IMAS