Update: Kamis, 20 Agustus 2026

TPIA

PT. Chandra Asri Pacific Tbk.

Rp 1.965
+0.77%
Volume
1.745.376 lot
MA 5
1.990
MA 20
2.090
RSI
40.88
High
2.010
Low
1.960
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.80%
Support (10d)
1.940
Resistance (10d)
2.270
Volume Trend (10d)
-7.6%
Score
10
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
7.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -642.595 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TPIA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.940, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.270.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.843 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham

Margin trading atau transaksi dengan dana pinjaman dari broker adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, leverage dapat melipatgandakan keuntungan saat harga bergerak sesuai prediksi. Di sisi lain, kesalahan kecil bisa menghapus modal dalam sekejap. Pertanyaan paling kritis yang harus dijawab setiap trader margin adalah: Berapa rasio leverage yang aman? Artikel ini akan membahas bagaimana menentukan batas leverage yang rasional agar Anda tetap bisa bertahan di pasar saham dalam jangka panjang. Memahami Rasio Leverage Leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan ukuran posisi melebihi modal yang Anda miliki. Rasio leverage dinyatakan dalam bentuk perbandingan. Contoh: Modal sendiri Rp100 juta Pinjaman dari broker Rp100 juta Total dana yang bisa digunakan = Rp200 juta Rasio leverage = 2:1 (dibaca "dua banding satu") Artinya, untuk setiap 1 rupiah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  2. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  3. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  4. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  5. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  6. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  7. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  8. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  9. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  10. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

TradingView Chart - TPIA