Update: Senin, 6 Juli 2026

TPIA

PT. Chandra Asri Pacific Tbk.

Rp 1.885
+5.60%
Volume
3.425.209 lot
MA 5
1.755
MA 20
1.861
RSI
42.07
High
1.905
Low
1.790
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
8.32%
Support (10d)
1.625
Resistance (10d)
2.060
Volume Trend (10d)
-64.1%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-29.14 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (42.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 116.511 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TPIA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 8.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.625, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.060.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 2.060 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 2.266, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.625 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

Setelah memahami pengertian dasar saham, langkah selanjutnya yang penting bagi investor pemula adalah mengenali jenis-jenis saham yang tersedia di pasar modal. Banyak orang mengira semua saham itu sama. Padahal, terdapat dua kategori utama yang memiliki hak, risiko, dan keuntungan yang sangat berbeda: Saham Biasa dan Saham Preferen. Memahami perbedaan keduanya akan membantu Anda menentukan mana yang lebih sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko Anda. Artikel ini akan membahas secara rinci karakteristik, kelebihan, kekurangan, serta contoh sederhana dari masing-masing jenis saham. Apa Itu Saham Biasa (Common Stock)? Saham biasa adalah jenis saham yang paling umum diperdagangkan di bursa efek. Ketika kebanyakan orang berbicara tentang "beli saham" perusahaan publik, yang mereka maksud hampir selalu adalah saham biasa. Pemilik saham biasa disebut sebagai common shareholder. Karakteristik Saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  2. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  3. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  4. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  5. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  6. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  7. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  8. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  9. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  10. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda

TradingView Chart - TPIA