Update: Selasa, 9 Juni 2026

INAF

PT. Indofarma Tbk.

Rp 126
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
126
MA 20
126
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem

Setelah mempelajari berbagai pola reversal seperti Hammer, Shooting Star, dan Doji, kini saatnya mengenal pola yang berbeda dari semuanya: Marubozu. Jika pola-pola sebelumnya mengajarkan Anda tentang pembalikan (reversal), maka Marubozu mengajarkan tentang kelanjutan (continuation). Pola ini adalah candlestick paling jujur dan paling mudah dibaca—tubuh panjang tanpa bayangan (shadow) di kedua ujungnya. Dalam analisa teknikal saham, Marubozu adalah representasi sempurna dari kekuatan tanpa keraguan. Ketika Marubozu muncul, pasar sedang berbicara dengan suara lantang: "Tidak ada perlawanan!" Apa Itu Marubozu? Secara etimologi, "Marubozu" berasal dari bahasa Jepang yang berarti "botak" atau "dicukur habis". Nama ini menggambarkan candlestick yang tidak memiliki sumbu (shadow)—baik sumbu atas maupun sumbu bawah. Secara visual, Marubozu memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Panjang dan besar Sumbu atas (upper shadow)...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  2. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  3. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  4. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  5. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  6. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  7. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  8. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  9. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  10. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia

TradingView Chart - INAF