Update: Kamis, 15 Oktober 2026

CHIP

PT. Pelita Teknologi Global Tbk.

Rp 575
-2.54%
Volume
970 lot
MA 5
595
MA 20
660
RSI
7.69
High
595
Low
555
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.41%
Support (10d)
555
Resistance (10d)
680
Volume Trend (10d)
+3.9%
Score
60
Win Rate (30d)
13.33 %
P/L (30d)
-30.30 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (7.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 29 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CHIP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 7.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp555, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp680.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 587 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 633 - 661 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 535 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  3. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  4. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  5. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  6. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  7. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  8. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  9. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  10. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?

TradingView Chart - CHIP