Update: Jumat, 24 Juli 2026

CHIP

PT. Pelita Teknologi Global Tbk.

Rp 920
-1.08%
Volume
1.104 lot
MA 5
931
MA 20
933
RSI
41.18
High
935
Low
900
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.78%
Support (10d)
900
Resistance (10d)
965
Volume Trend (10d)
+19.8%
Score
40
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-2.65 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CHIP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.78%. Area support terdekat berada di sekitar Rp900, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp965.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 900, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, Jepang memiliki banyak istilah unik untuk menggambarkan pola harga. Ada "Doji" (bimbang), "Hammer" (palu), dan "Engulfing" (menelan). Namun ada satu pola yang namanya cukup mengerikan: Upside Gap Two Crows atau "Dua Gagak dengan Celah di Atas". Mengapa dinamakan gagak? Dalam budaya Jepang, gagak sering dikaitkan dengan pertanda buruk. Dan memang, pola ini adalah sinyal pembalikan bearish yang cukup kuat di akhir tren naik. Mari kita bedah pola langka namun mematikan ini. Apa Itu Upside Gap Two Crows? Upside Gap Two Crows adalah pola pembalikan bearish yang terdiri dari tiga candlestick dan muncul setelah uptrend. Namanya berasal dari bentuknya: dua candlestick hitam (gagak) yang "bertengger" di atas celah (gap) dari candlestick pertama. Pola ini termasuk dalam kategori pola multi candlestick...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  2. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  3. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  4. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  5. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  6. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  7. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  8. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  9. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  10. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas

TradingView Chart - CHIP