Update: Jumat, 5 Juni 2026

INDR

PT. Indo-Rama Synthetics Tbk.

Rp 1.975
+3.40%
Volume
139 lot
MA 5
2.029
MA 20
2.263
RSI
35.18
High
2.000
Low
1.895
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.06%
Support (10d)
1.850
Resistance (10d)
2.540
Volume Trend (10d)
-1.0%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-30.94 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (35.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INDR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 35.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.850, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.540.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.758 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola reversal. Namun, dalam perjalanan sebuah tren, yang lebih sering terjadi bukanlah pembalikan, melainkan jeda atau koreksi singkat sebelum tren melanjutkan pergerakannya. The Kickback Pattern adalah pola yang menangkap momen ini: ketika harga bergerak cepat ke satu arah, lalu "berhenti" atau mundur sedikit (kickback), sebelum akhirnya melanjutkan tren dengan kekuatan penuh. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin masuk ke dalam tren yang sudah berjalan, memanfaatkan koreksi kecil sebagai "kesempatan kedua" untuk bergabung sebelum pergerakan berikutnya. Karakteristik The Kickback Pattern The Kickback Pattern adalah pola continuation yang terdiri dari dua fase utama: pergerakan impulsif (kick) diikuti oleh koreksi kecil (back) yang gagal membalikkan tren. Pola ini dapat terjadi dalam uptrend maupun downtrend. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  2. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  3. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  4. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  5. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  6. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  7. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  8. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  9. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  10. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER

TradingView Chart - INDR