Update: Jumat, 22 Mei 2026

INDR

PT. Indo-Rama Synthetics Tbk.

Rp 2.230
+1.83%
Volume
1.835 lot
MA 5
2.232
MA 20
2.491
RSI
28.79
High
2.270
Low
2.010

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.12%
Support (10d)
2.010
Resistance (10d)
2.630
Volume Trend (10d)
+238.8%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-22.30 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.8) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -28 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INDR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.12%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.010, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.630.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.010, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya

Dalam setiap perjalanan trading saham, ada satu keterampilan yang lebih penting daripada kemampuan memilih saham yang tepat. Keterampilan itu adalah kemampuan untuk mengakui kesalahan dan keluar dengan teratur. Cut loss, atau menjual saham saat mengalami kerugian, seringkali terasa seperti sebuah kegagalan. Padahal, bagi trader profesional, cut loss adalah bentuk sukses yang paling mendasar. Ia adalah pengakuan bahwa Anda disiplin, bahwa Anda masih hidup, dan bahwa Anda bisa bertarung di lain hari. Namun, tidak semua cut loss diciptakan sama. Cut loss yang terlalu cepat membuat Anda kehilangan peluang. Cut loss yang terlalu lambat mengubah luka gores menjadi luka sayat. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memotong kerugian? Dan bagaimana cara melakukannya dengan benar? Mengapa Cut Loss Terasa Begitu Sulit? Sebelum membahas teknis, penting untuk memahami hambatan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  2. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  3. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  4. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  5. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  6. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  7. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  8. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  9. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  10. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem

TradingView Chart - INDR