Update: Kamis, 20 Agustus 2026

INDR

PT. Indo-Rama Synthetics Tbk.

Rp 2.400
+0.84%
Volume
116 lot
MA 5
2.398
MA 20
2.252
RSI
79.17
High
2.400
Low
2.360
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.79%
Support (10d)
2.250
Resistance (10d)
2.570
Volume Trend (10d)
-42.4%
Score
40
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
15.38 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (79.2) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INDR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 79.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.570.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.250, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya

Dalam setiap perjalanan trading saham, ada satu keterampilan yang lebih penting daripada kemampuan memilih saham yang tepat. Keterampilan itu adalah kemampuan untuk mengakui kesalahan dan keluar dengan teratur. Cut loss, atau menjual saham saat mengalami kerugian, seringkali terasa seperti sebuah kegagalan. Padahal, bagi trader profesional, cut loss adalah bentuk sukses yang paling mendasar. Ia adalah pengakuan bahwa Anda disiplin, bahwa Anda masih hidup, dan bahwa Anda bisa bertarung di lain hari. Namun, tidak semua cut loss diciptakan sama. Cut loss yang terlalu cepat membuat Anda kehilangan peluang. Cut loss yang terlalu lambat mengubah luka gores menjadi luka sayat. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memotong kerugian? Dan bagaimana cara melakukannya dengan benar? Mengapa Cut Loss Terasa Begitu Sulit? Sebelum membahas teknis, penting untuk memahami hambatan...

Artikel menarik lainnya:

  1. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  2. Analisis Claim Ratio Asuransi Kesehatan: Barometer Profitabilitas yang Tidak Boleh Diabaikan
  3. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  4. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  5. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  6. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  7. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  8. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  9. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  10. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu

TradingView Chart - INDR