Update: Senin, 5 Oktober 2026

INDR

PT. Indo-Rama Synthetics Tbk.

Rp 2.880
-0.69%
Volume
358 lot
MA 5
2.898
MA 20
2.944
RSI
46.25
High
2.920
Low
2.820
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.15%
Support (10d)
2.670
Resistance (10d)
3.100
Volume Trend (10d)
-40.9%
Score
40
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
14.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INDR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.670, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.670, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

Dalam analisis teknikal saham, salah satu fenomena yang paling mudah dikenali secara visual adalah adanya celah atau ruang kosong pada grafik harga. Fenomena ini dalam terminologi candlestick Jepang disebut Window, sementara dalam istilah Barat lebih populer dengan sebutan Gap. Window bukan sekadar keindahan visual pada chart. Di balik ruang kosong tersebut tersimpan informasi psikologis yang sangat berharga tentang sentimen pasar, kekuatan tren, dan potensi pergerakan harga di masa depan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Window (Gap), mulai dari definisi, jenis-jenisnya, psikologi di baliknya, hingga cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Window (Gap)? Window adalah kondisi di mana rentang harga (high dan low) pada suatu periode tidak bertumpuk dengan rentang harga periode sebelumnya. Dengan kata lain, ada "ruang kosong" pada grafik batang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  2. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  3. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  4. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  5. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  6. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  7. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  8. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  9. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  10. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah

TradingView Chart - INDR