Update: Kamis, 8 Oktober 2026

MICE

PT. Multi Indocitra Tbk.

Rp 484
-1.22%
Volume
226 lot
MA 5
485
MA 20
514
RSI
31.67
High
488
Low
482
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.93%
Support (10d)
458
Resistance (10d)
515
Volume Trend (10d)
+47.4%
Score
10
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-9.53 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -22 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MICE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp458, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp515.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 435 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick memiliki beragam nama yang unik dan mudah diingat. Salah satu pola yang tergolong sederhana namun sering disalahartikan oleh trader pemula adalah On-Neck Line. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), tetapi dengan karakteristik yang sangat spesifik. Keunikan On-Neck Line terletak pada posisi penutupan lilin kedua yang tepat berada pada level yang sama dengan penutupan lilin pertama—seolah-olah "menempel di leher". Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola On-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola On-Neck Line? On-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan. Namanya diambil dari posisi lilin kedua yang "menempel di leher"...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  2. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  3. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  4. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  5. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  6. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  7. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  8. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan
  9. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  10. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish

TradingView Chart - MICE