Update: Senin, 5 Oktober 2026

CCSI

PT. Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

Rp 428
+7.00%
Volume
167.704 lot
MA 5
395
MA 20
377
RSI
48.48
High
440
Low
378
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.59%
Support (10d)
284
Resistance (10d)
560
Volume Trend (10d)
+35.6%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
68.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 877 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CCSI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp284, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp560.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 428 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 492 - 535 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 407 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar pola grafik (chart pattern) berbentuk simetris atau konvergen — artinya, kedua garis trennya saling mendekat. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melebar seiring waktu, yang disebut broadening pattern. Salah satu varian yang paling menarik adalah Falling Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke bawah). Pola ini unik karena menggabungkan karakteristik volatilitas yang meningkat dengan kecenderungan arah ke bawah, dan pada akhirnya memberikan sinyal pembalikan bullish yang cukup andal. Karakteristik Falling Broadening Wedge Falling Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kemiringan yang sama-sama mengarah ke bawah. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, tetapi kedua titik ekstrem tersebut semakin menjauh, sementara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  2. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  3. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  4. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  5. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  6. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  7. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  8. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  9. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  10. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem

TradingView Chart - CCSI