Update: Selasa, 6 Oktober 2026

DOID

PT. BUMA Internasional Grup Tbk.

Rp 220
+2.80%
Volume
38.702 lot
MA 5
214
MA 20
229
RSI
40.74
High
224
Low
216
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.12%
Support (10d)
200
Resistance (10d)
252
Volume Trend (10d)
+62.4%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-1.79 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -711 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DOID saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.12%. Area support terdekat berada di sekitar Rp200, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp252.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 190 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola konsolidasi terbentuk dengan amplitudo yang semakin mengecil (menyempit) – seperti segitiga simetris, wedge, atau flag. Namun, ada satu pola yang justru sebaliknya: amplitudonya semakin melebar. Pola itu adalah Broadening Formation, yang juga dikenal sebagai Megaphone Pattern (pola corong) karena bentuknya yang menyerupai corong atau megafon yang melebar ke kanan. Broadening Formation adalah pola yang mencerminkan ketidakpastian pasar yang ekstrem, perbedaan pendapat yang tajam antara pembeli dan penjual, serta volatilitas yang meningkat. Pola ini cukup jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia memberikan sinyal yang unik tentang perdebatan sengit di pasar. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Broadening Formation (Megaphone), mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Broadening Formation...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  2. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  3. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  4. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  5. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  6. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  7. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  8. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  9. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  10. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan

TradingView Chart - DOID