Update: Jumat, 22 Mei 2026

INTD

PT. Inter Delta Tbk

Rp 258
+1.57%
Volume
12.648 lot
MA 5
254
MA 20
249
RSI
52.63
High
272
Low
240

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.51%
Support (10d)
220
Resistance (10d)
350
Volume Trend (10d)
+971.1%
Score
85
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
4.03 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.6)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INTD saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.51%. Area support terdekat berada di sekitar Rp220, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp350.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 258 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 297 - 323 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 245 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar

Dalam investasi saham, tidak semua pergerakan harga diciptakan sama. Ada saham yang bergerak liar naik turun setiap hari (volatilitas tinggi), ada pula yang cenderung stabil (volatilitas rendah). Banyak investor pemula secara tidak sadar memberikan bobot yang sama pada saham-saham ini, atau bahkan lebih parahnya — mengalokasikan dana terbesar ke saham yang paling bergejolak karena tergiur potensi keuntungan cepat. Metode Volatility Weighting hadir sebagai pendekatan alokasi yang lebih cerdas: Anda memberikan porsi lebih kecil pada aset yang berisiko tinggi, dan porsi lebih besar pada aset yang lebih stabil. Tujuannya adalah untuk mencapai risiko portofolio yang seimbang, bukan sekadar nilai nominal yang seimbang. Apa Itu Volatility Weighting? Volatility Weighting (juga dikenal sebagai Risk-Weighting atau Volatility Targeting) adalah strategi alokasi di mana ukuran posisi setiap saham berbanding terbalik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  2. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  3. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  4. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  5. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  6. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  7. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  8. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  9. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  10. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi

TradingView Chart - INTD