Update: Kamis, 8 Oktober 2026

INTD

PT. Inter Delta Tbk

Rp 310
-0.64%
Volume
7.370 lot
MA 5
338
MA 20
337
RSI
60.00
High
330
Low
300
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.62%
Support (10d)
298
Resistance (10d)
478
Volume Trend (10d)
-62.3%
Score
50
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
7.64 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -39 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INTD saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp298, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp478.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 298, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan

Dalam dunia investasi saham, seringkali kita dihadapkan pada dua pilihan yang terlihat bertentangan. Di satu sisi, Anda ingin portofolio yang stabil, aman, dan tidak perlu sering diawasi. Di sisi lain, Anda juga ingin mengejar keuntungan besar dari saham-saham bertumbuh cepat yang mungkin volatil. Manakah yang harus dipilih? Jawabannya: Anda tidak perlu memilih salah satu. Ada sebuah pendekatan yang memungkinkan Anda menikmati kedua keuntungan tersebut sekaligus. Namanya adalah Core-Satellite Portfolio. Apa Itu Core-Satellite Portfolio? Core-Satellite Portfolio adalah strategi membagi portofolio investasi Anda menjadi dua bagian utama: Bagian Inti (Core) – porsi terbesar dari portofolio (biasanya 60-80%). Bagian ini dirancang untuk memberikan stabilitas, biaya rendah, dan kinerja yang konsisten dalam jangka panjang. Core umumnya diisi dengan instrumen diversifikasi luas seperti indeks atau saham-saham blue chip yang sudah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  2. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  3. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  4. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  5. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  6. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  7. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  8. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  9. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  10. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!

TradingView Chart - INTD