Update: Senin, 5 Oktober 2026

INTD

PT. Inter Delta Tbk

Rp 330
-14.95%
Volume
18.703 lot
MA 5
380
MA 20
329
RSI
51.50
High
390
Low
330
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.22%
Support (10d)
306
Resistance (10d)
478
Volume Trend (10d)
-50.6%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
15.38 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -52 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INTD saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp306, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp478.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 478 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 526, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 306 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis

Dalam dunia saham, ada satu metode valuasi yang sering digunakan oleh banker investasi dan para pemburu saham value, namun jarang dikenal oleh investor ritel: Analisis Precedent Transaction. Metode ini menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan sejenis diakuisisi oleh pihak lain, berapa harga yang bersedia dibayar oleh pembeli?" Berbeda dengan analisis comparables (trading comps) yang melihat harga saham di pasar publik, precedent transaction melihat harga aktual yang dibayarkan dalam transaksi nyata—lengkap dengan premi yang dibayarkan untuk mendapatkan kendali perusahaan. Artikel ini akan membahas metode ini, kapan menggunakannya, serta bagaimana investor ritel dapat memanfaatkannya untuk menemukan saham yang undervalued. 1. Apa Itu Analisis Precedent Transaction? Analisis Precedent Transaction adalah metode valuasi yang membandingkan perusahaan target dengan transaksi akuisisi masa lalu (precedent transactions) yang melibatkan perusahaan sejenis. Metode ini mengasumsikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  2. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  3. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  4. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  5. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  6. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  9. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  10. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu

TradingView Chart - INTD