Update: Senin, 6 Juli 2026

INTD

PT. Inter Delta Tbk

Rp 222
+3.74%
Volume
374 lot
MA 5
216
MA 20
224
RSI
38.89
High
238
Low
214
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.77%
Support (10d)
210
Resistance (10d)
256
Volume Trend (10d)
-45.2%
Score
40
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-22.38 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INTD saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.77%. Area support terdekat berada di sekitar Rp210, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp256.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 210, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana

Saat Anda mulai membaca berita tentang saham atau membuka aplikasi trading, pasti sering menemukan istilah "market cap" disingkat menjadi "kapitalisasi pasar". Misalnya, "BBCA memiliki market cap Rp 1.100 triliun" atau "Saham dengan market cap kecil lebih volatil". Apa sebenarnya market cap itu, mengapa angka ini sangat penting bagi investor, dan bagaimana cara menggunakannya untuk memilah saham? Artikel ini akan membahas market cap dari dasar: pengertian sederhana, cara menghitung, kategori ukuran perusahaan, hingga bagaimana Anda sebagai investor pemula bisa memanfaatkan informasi ini untuk menyusun portofolio yang sesuai dengan profil risiko Anda. Apa Itu Market Cap? Market Cap (Market Capitalization) atau Kapitalisasi Pasar adalah total nilai pasar dari seluruh saham yang beredar dari suatu perusahaan. Dengan kata lain, market cap adalah "harga" yang harus dibayar seseorang jika...

Artikel menarik lainnya:

  1. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  2. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  3. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  4. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  5. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  6. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  7. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  8. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  9. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  10. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?

TradingView Chart - INTD