Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SMRA

PT. Summarecon Agung Tbk.

Rp 332
0.00%
Volume
164.260 lot
MA 5
331
MA 20
327
RSI
55.56
High
338
Low
328
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.47%
Support (10d)
318
Resistance (10d)
348
Volume Trend (10d)
+1.9%
Score
75
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
17.73 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -11.114 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMRA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp318, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp348.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 332 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 382 - 415 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 315 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai pola harmonic seperti Gartley, Bat, Butterfly, dan Crab, kini saatnya mengenal pola yang paling langka dan paling ekstrem di antara semuanya: pola Deep Crab. Deep Crab adalah variasi lanjutan dari pola Crab yang ditemukan oleh Scott Carney. Pola ini disebut "Deep" (dalam) karena titik D berada pada level Fibonacci yang lebih dalam dan lebih ekstrem dibandingkan Crab biasa – yaitu di level 224% dari XA (atau kadang 200% dan 261.8%). Jika Crab biasa sudah dianggap ekstrem dengan titik D di 161.8% dari XA, maka Deep Crab benar-benar berada di level yang sangat dalam. Pola ini sangat jarang muncul, tetapi ketika muncul, ia sering kali menghasilkan pembalikan harga yang spektakuler. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  2. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  3. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  4. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  5. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  6. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  7. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  8. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  9. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  10. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi

TradingView Chart - SMRA