Update: Senin, 7 September 2026

JGLE

PT. Graha Andrasentra Propertindo Tbk.

Rp 84
0.00%
Volume
2.732.525 lot
MA 5
87
MA 20
88
RSI
45.10
High
86
Low
82
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.18%
Support (10d)
75
Resistance (10d)
95
Volume Trend (10d)
-32.4%
Score
10
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
33.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (45.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -204.958 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JGLE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.18%. Area support terdekat berada di sekitar Rp75, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp95.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 71 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang

Dalam dunia saham, ada satu kategori emiten yang paling menarik sekaligus paling berbahaya: startup teknologi yang masih merugi. Mereka menjanjikan pertumbuhan eksponensial, menguasai pasar dengan diskon besar-besaran, dan mencatatkan lonjakan jumlah pengguna yang spektakuler. Namun di balik semua itu, ada pertanyaan sederhana yang sering dilupakan investor pemula: “Berapa lama perusahaan ini bisa bertahan sebelum kehabisan uang?” Jawabannya terletak pada Burn Rate. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu burn rate, bagaimana menghitungnya, mengapa rasio ini menjadi penentu hidup mati sebuah startup, serta bagaimana investor saham bisa menggunakannya untuk menghindari jebakan perusahaan yang akan tumbang. Apa Itu Burn Rate? Burn Rate adalah kecepatan sebuah perusahaan menghabiskan (membakar) kasnya untuk membiayai operasional, terutama ketika perusahaan tersebut masih merugi dan belum menghasilkan arus kas positif. Burn rate...

Artikel menarik lainnya:

  1. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  2. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  3. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  4. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  5. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  6. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  7. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  8. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  9. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  10. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader

TradingView Chart - JGLE