Update: Kamis, 20 Agustus 2026

JGLE

PT. Graha Andrasentra Propertindo Tbk.

Rp 91
+1.11%
Volume
8.541.983 lot
MA 5
90
MA 20
80
RSI
72.13
High
92
Low
88
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.81%
Support (10d)
80
Resistance (10d)
109
Volume Trend (10d)
-4.6%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
82.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (72.1) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -200.575 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JGLE saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 72.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp80, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp109.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 80, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Double Bottom sebagai pola pembalikan bullish dengan dua lembah, kita kini beralih ke versi yang lebih kuat dan lebih meyakinkan: Triple Bottom. Triple Bottom adalah saudara kembar dari Triple Top, tetapi dengan arah yang terbalik. Pola ini terbentuk di akhir tren turun dan menandakan bahwa tekanan jual sudah benar-benar habis setelah tiga kali upaya yang gagal untuk menembus level support. Ketika pola ini terbentuk, sinyal pembalikan yang dihasilkan cenderung sangat kuat dan pergerakan harga setelah penembusan sering kali lebih tajam dibandingkan Double Bottom. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triple Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Triple Bottom? Triple Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  2. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  3. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  4. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  5. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  6. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  7. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  8. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  9. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  10. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang

TradingView Chart - JGLE