Update: Jumat, 22 Mei 2026

JGLE

PT. Graha Andrasentra Propertindo Tbk.

Rp 64
-9.86%
Volume
577.995 lot
MA 5
77
MA 20
79
RSI
37.29
High
64
Low
64

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.85%
Support (10d)
64
Resistance (10d)
90
Volume Trend (10d)
-1.8%
Score
40
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
10.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (37.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 27.257 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JGLE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.85%. Area support terdekat berada di sekitar Rp64, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp90.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 64, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar

Banyak trader pemula berpikir bahwa kunci sukses trading ada pada kemampuan memilih saham yang tepat. Mereka menghabiskan berjam-jam untuk analisis fundamental dan teknikal, mencari sinyal beli yang sempurna. Namun mereka sering melupakan satu hal yang sebenarnya lebih penting dari apa pun: seberapa besar posisi yang akan mereka ambil. Inilah yang disebut position sizing atau penentuan ukuran posisi. Ini adalah keputusan tentang berapa banyak lot atau berapa persen modal yang akan Anda pertaruhkan dalam satu transaksi. Position sizing adalah pengatur risiko paling fundamental. Bahkan trader dengan analisis yang buruk sekalipun bisa bertahan lama jika position sizing-nya baik. Sebaliknya, trader dengan analisis terbaik sekalipun akan bangkrut jika position sizing-nya buruk. Artikel ini akan membahas mengapa position sizing begitu penting, bagaimana menghitungnya dengan benar, dan kesalahan-kesalahan umum yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  2. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  3. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  4. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  5. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  6. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  7. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  8. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  9. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  10. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan

TradingView Chart - JGLE