Update: Kamis, 8 Oktober 2026

TLDN

PT. Teladan Prima Agro Tbk.

Rp 600
0.00%
Volume
15.390 lot
MA 5
598
MA 20
602
RSI
40.00
High
610
Low
600
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.49%
Support (10d)
560
Resistance (10d)
610
Volume Trend (10d)
-13.7%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
4.35 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 175 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TLDN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp560, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp610.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 612 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 660 - 690 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 558 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia

Jika Anda baru mulai terjun ke dunia investasi saham, pasti sering mendengar istilah "IHSG" atau "Indeks Harga Saham Gabungan". Misalnya, berita ekonomi di televisi sering memberitakan, "IHSG hari ini ditutup menguat ke level 7.200" atau "IHSG melemah seiring dengan sentimen global." Apa sebenarnya IHSG itu, dan mengapa ia begitu penting bagi para investor serta perekonomian Indonesia secara umum? Artikel ini akan mengupas tuntas pengertian IHSG, bagaimana cara menghitungnya, fungsi utamanya, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta bagaimana Anda sebagai investor pemula bisa menggunakan IHSG sebagai alat bantu pengambilan keputusan. Apa Itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)? Secara sederhana, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah angka indikator yang menunjukkan pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG seperti termometer yang mengukur suhu pasar saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  2. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  3. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  4. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  5. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  6. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  7. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  8. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  9. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  10. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh

TradingView Chart - TLDN