Update: Senin, 6 Juli 2026

TLDN

PT. Teladan Prima Agro Tbk.

Rp 515
-0.96%
Volume
3.571 lot
MA 5
508
MA 20
500
RSI
39.44
High
525
Low
500
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.86%
Support (10d)
484
Resistance (10d)
530
Volume Trend (10d)
-37.4%
Score
85
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-7.21 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (39.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 267 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TLDN saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.86%. Area support terdekat berada di sekitar Rp484, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp530.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 515 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 592 - 644 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 489 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!

Setiap investor saham, dari pemula hingga profesional, pasti pernah mengalami momen yang tidak mengenakkan: baru saja membeli sebuah saham, harganya langsung turun. Rasa cemas, kecewa, bahkan takut langsung menghampiri. Pertanyaan seperti “Apakah saya salah beli?” atau “Haruskah saya jual sekarang?” sering muncul. Namun, perlu dipahami bahwa fluktuasi harga adalah sifat alami dari pasar saham. Yang membedakan investor sukses dari yang lain bukanlah kemampuuan menghindari penurunan, melainkan kemampuan mengelola psikologi saat menghadapinya. Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga kestabilan emosi Anda saat portofolio merosot. 1. Pahami Dulu: Apakah Ini Koreksi Wajar atau Fundamental yang Rusak? Langkah pertama yang paling krusial adalah jangan bereaksi sebelum menganalisis. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah seluruh pasar sedang turun (koreksi/ bearish)? Jika iya, penurunan saham Anda mungkin hanya ikut-ikutan. Ini adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  2. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  3. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  4. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  5. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  6. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  7. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  8. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  9. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  10. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick

TradingView Chart - TLDN