Update: Jumat, 17 Juli 2026

JRPT

PT. Jaya Real Property Tbk.

Rp 1.080
0.00%
Volume
22.591 lot
MA 5
1.080
MA 20
1.080
RSI
100.00
High
1.080
Low
1.075
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.03%
Support (10d)
1.060
Resistance (10d)
1.080
Volume Trend (10d)
+361.3%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -15.727 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JRPT saat ini menunjukkan kecenderungan sideways pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 100.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.060, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.080.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 5 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.007 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break

Dalam dunia analisis teknikal, banyak trader terlalu fokus pada harga dan melupakan satu komponen vital lainnya: volume. Padahal, volume adalah bahan bakar yang menggerakkan pasar. Tanpa volume, pergerakan harga seringkali tidak memiliki daya tahan. Salah satu indikator tertua namun paling andal yang menghubungkan harga dan volume adalah On Balance Volume (OBV). Dikembangkan oleh Joseph Granville pada tahun 1963, OBV bekerja dengan prinsip sederhana namun kuat: volume mendahului harga. Yang membuat OBV istimewa adalah kemampuannya mendeteksi dua pola paling powerful dalam trading, yaitu divergence dan trendline break. Kedua pola ini seringkali memberikan sinyal lebih awal dibandingkan indikator lainnya. Cara Menghitung OBV (Sederhana Sekali) Rumus OBV sangat mudah dipahami: Jika harga tutup lebih tinggi dari hari sebelumnya → OBV = OBV sebelumnya + Volume hari ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  2. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  3. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  4. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  5. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  6. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  7. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  8. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  9. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  10. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan

TradingView Chart - JRPT