Update: Senin, 5 Oktober 2026

JRPT

PT. Jaya Real Property Tbk.

Rp 1.160
0.00%
Volume
6.687 lot
MA 5
1.153
MA 20
1.138
RSI
90.00
High
1.165
Low
1.150
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.44%
Support (10d)
1.130
Resistance (10d)
1.165
Volume Trend (10d)
+48.0%
Score
45
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
7.91 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (90.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.219 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JRPT saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 90.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.44%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.130, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.165.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.130, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish

Dalam analisis teknikal candlestick, tidak semua pola pembalikan berasal dari tren naik yang kemudian turun drastis. Salah satu pola yang paling menarik dan sering diabaikan adalah Dark Cloud Cover. Pola dua candlestick ini mendapat namanya dari metafora "awan gelap" yang menutupi langit cerah—persis seperti yang terjadi di pasar saham saat optimisme berubah menjadi pesimisme. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu Dark Cloud Cover, bagaimana mengidentifikasinya, psikologi di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Dark Cloud Cover? Dark Cloud Cover adalah pola pembalikan bearish (penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik (uptrend). Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan karakteristik spesifik: Candlestick pertama: Bullish (hijau/putih) dengan tubuh panjang. Ini menunjukkan bahwa pembeli masih mendominasi pasar. Candlestick kedua:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  2. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  3. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  4. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  5. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  6. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  7. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  8. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  9. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  10. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas

TradingView Chart - JRPT