Update: Jumat, 11 September 2026

MNCN

PT. Media Nusantara Citra Tbk.

Rp 202
-0.98%
Volume
515.964 lot
MA 5
204
MA 20
202
RSI
45.00
High
204
Low
199
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.05%
Support (10d)
198
Resistance (10d)
214
Volume Trend (10d)
+36.5%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-0.98 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (45.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -88.104 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MNCN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.05%. Area support terdekat berada di sekitar Rp198, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp214.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 198, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri

Dalam dinamika pasar modal, ada satu aksi korporasi yang kerap disambut antusias oleh para investor: buyback saham. Saham-saham perusahaan yang mengumumkan buyback sering kali langsung melonjak harga. Namun, tidak sedikit investor yang masih bertanya-tanya: apa sebenarnya buyback itu? Apakah selalu menguntungkan? Mengapa perusahaan mau mengeluarkan uang untuk membeli sahamnya sendiri? Artikel ini akan membahas tuntas tentang buyback saham, dari definisi, mekanisme, tujuan, hingga dampaknya bagi investor. Apa Itu Buyback Saham? Buyback saham (saham回购) adalah aksi korporasi di mana perusahaan membeli kembali saham-sahamnya yang telah beredar di publik, baik melalui bursa efek maupun mekanisme tender offer. Dengan kata lain, perusahaan bertindak seperti investor biasa yang membeli saham sendiri. Setelah saham dibeli kembali, perusahaan memiliki opsi untuk: Menahan saham tersebut sebagai saham treasury (treasury stock) yang bisa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  2. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  3. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  4. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  5. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  6. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  7. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  8. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  9. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  10. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter

TradingView Chart - MNCN