Update: Rabu, 10 Juni 2026

TNCA

PT. Trimuda Nuansa Citra Tbk.

Rp 140
+7.69%
Volume
12.269 lot
MA 5
139
MA 20
167
RSI
32.76
High
159
Low
121
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.68%
Support (10d)
120
Resistance (10d)
172
Volume Trend (10d)
-29.2%
Score
70
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-29.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TNCA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp120, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp172.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 143 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 154 - 161 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 130 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick memiliki beragam nama yang unik dan mudah diingat. Salah satu pola yang tergolong sederhana namun sering disalahartikan oleh trader pemula adalah On-Neck Line. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), tetapi dengan karakteristik yang sangat spesifik. Keunikan On-Neck Line terletak pada posisi penutupan lilin kedua yang tepat berada pada level yang sama dengan penutupan lilin pertama—seolah-olah "menempel di leher". Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola On-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola On-Neck Line? On-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan. Namanya diambil dari posisi lilin kedua yang "menempel di leher"...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  2. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  3. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  4. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  5. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  6. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  7. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  8. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  9. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  10. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom

TradingView Chart - TNCA