Update: Selasa, 8 September 2026

PPRI

PT. Paperocks Indonesia Tbk.

Rp 204
+20.71%
Volume
891.078 lot
MA 5
163
MA 20
148
RSI
83.70
High
212
Low
170
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.84%
Support (10d)
132
Resistance (10d)
212
Volume Trend (10d)
+1,007.3%
Score
80
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
36.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (83.7) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 43 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PPRI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 83.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp132, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp212.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 204 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 235 - 255 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 194 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham

Di tengah hiruk-pikuk analisis teknikal, rasio PER, dan PBV, ada satu metode valuasi yang tergolong "kuno" namun terbukti tangguh dalam kondisi pasar tertentu. Metode ini dikenal dengan nama Net-Net Stock atau pendekatan Price to NCAV (Net Current Asset Value). Bagi investor yang menyukai pendekatan deep value (nilai ekstrem), strategi ini seperti memburu barang diskon besar-besaran di pasar saham. Apa Itu NCAV? NCAV adalah singkatan dari Net Current Asset Value atau Nilai Aset Lancar Bersih. Konsep ini pertama kali dipopulerkan oleh legenda investasi Benjamin Graham, yang juga dikenal sebagai ayah dari value investing dan mentor Warren Buffett. Rumus sederhana NCAV adalah: NCAV = Aset Lancar – Total Kewajiban Dengan kata lain, NCAV menghitung berapa nilai yang tersisa jika perusahaan melikuidasi semua aset lancarnya (kas, piutang, persediaan)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  2. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  3. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  4. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  5. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  6. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  7. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  8. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  9. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  10. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah

TradingView Chart - PPRI