Update: Kamis, 20 Agustus 2026

KLBF

PT. Kalbe Farma Tbk.

Rp 825
+5.77%
Volume
1.199.595 lot
MA 5
801
MA 20
761
RSI
82.50
High
835
Low
785
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.73%
Support (10d)
770
Resistance (10d)
835
Volume Trend (10d)
-7.0%
Score
45
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
13.79 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (82.5) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -106.574 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KLBF saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 82.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp770, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp835.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 770, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout

Dalam analisis teknikal, salah satu momen paling menegangkan adalah ketika harga berhasil menembus (breakout) dari suatu pola. Pertanyaan yang segera muncul: "Apakah saya harus langsung masuk, atau menunggu?" Terlalu cepat masuk, Anda bisa terjebak false breakout. Terlalu lambat masuk, Anda kehilangan sebagian besar keuntungan. Di sinilah The Wedge Pullback Pattern berperan. Pola ini memberikan kerangka kerja yang jelas untuk memasuki pasar setelah breakout dari wedge (baji), dengan memanfaatkan fenomena pullback (kembalinya harga ke area breakout) sebagai kesempatan entry kedua yang lebih aman. Karakteristik The Wedge Pullback Pattern The Wedge Pullback Pattern sebenarnya bukanlah pola candlestick atau pola grafik berdiri sendiri, melainkan sebuah strategi entry yang didasarkan pada perilaku harga setelah breakout dari wedge. Pola ini menggabungkan dua elemen: wedge (baji) sebagai pola awal, dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  2. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  3. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  4. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  5. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  6. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  7. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  8. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  9. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  10. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

TradingView Chart - KLBF