Update: Jumat, 22 Mei 2026

PSDN

PT. Prasidha Aneka Niaga Tbk

Rp 129
+2.38%
Volume
63.334 lot
MA 5
139
MA 20
170
RSI
16.49
High
136
Low
116

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
7.82%
Support (10d)
116
Resistance (10d)
191
Volume Trend (10d)
-93.4%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
6.61 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.5) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.845 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PSDN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 7.82%. Area support terdekat berada di sekitar Rp116, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp191.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 191 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 210, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 116 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih

Dalam dunia saham, investor sering kali terjebak dalam hitung-hitungan rasio keuangan klasik: PER, PBV, ROE, dan seterusnya. Namun ada satu rasio yang jarang dibahas, tetapi sangat krusial untuk memahami sejauh mana manajemen mengutamakan pemegang saham atau justru mengutamakan diri sendiri: Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih. Rasio ini mengukur berapa besar bagian laba bersih perusahaan yang "dimakan" oleh gaji, bonus, dan tunjangan para direksi serta jajaran manajemen puncak. Semakin tinggi rasionya, semakin besar potensi bahwa manajemen "menggaji diri sendiri secara berlebihan" dengan mengorbankan keuntungan yang seharusnya menjadi hak pemegang saham. Artikel ini akan membahas cara menghitung rasio tersebut, angka normal di berbagai industri, serta tanda-tanda bahaya yang perlu Anda waspadai. Apa Itu Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih? Secara sederhana, rasio ini adalah perbandingan antara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  2. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  4. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
  5. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  6. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  7. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  8. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  9. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  10. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

TradingView Chart - PSDN