Update: Senin, 6 Juli 2026

KLIN

PT. Klinko Karya Imaji Tbk.

Rp 96
0.00%
Volume
321 lot
MA 5
96
MA 20
100
RSI
35.00
High
99
Low
95
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.69%
Support (10d)
92
Resistance (10d)
106
Volume Trend (10d)
-65.1%
Score
10
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-19.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (35.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KLIN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 35.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.69%. Area support terdekat berada di sekitar Rp92, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp106.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 87 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat

Dalam dunia saham, ada perusahaan yang bisnisnya fokus pada satu sektor—mudah dianalisis. Namun ada pula yang memiliki multiple segment, yaitu beroperasi di beberapa lini bisnis yang berbeda. Mulai dari konglomerat yang bisnisnya mencakup properti, infrastruktur, dan konsumen, hingga perusahaan teknologi yang memiliki divisi cloud, iklan, dan perangkat keras. Valuasi perusahaan multiple segment tidak bisa dilakukan dengan pendekatan tradisional seperti PER atau PBV secara agregat. Anda harus membongkar nilai per segmen, lalu menjumlahkannya. Artikel ini akan membahas metode Sum of The Parts (SOTP) valuation, tantangan yang dihadapi, serta bagaimana menemukan peluang ketika pasar salah menghargai perusahaan multi-segment. 1. Apa Itu Perusahaan dengan Multiple Segment? Multiple segment berarti perusahaan memiliki lebih dari satu lini bisnis yang dapat diidentifikasi secara terpisah, biasanya dengan karakteristik: Produk atau jasa yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  2. Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak
  3. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  4. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  5. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  6. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  7. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  8. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  9. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  10. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?

TradingView Chart - KLIN