Update: Kamis, 20 Agustus 2026

LTLS

PT. Lautan Luas Tbk.

Rp 850
+0.59%
Volume
2.311 lot
MA 5
845
MA 20
821
RSI
75.00
High
855
Low
825
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.97%
Support (10d)
810
Resistance (10d)
855
Volume Trend (10d)
-39.0%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
8.97 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (75.0) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -33 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LTLS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 75.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp810, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp855.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 855 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 941, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 810 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi

Apa yang terjadi ketika sebuah perusahaan sedang merugi? PER (Price to Earnings Ratio) menjadi tidak terdefinisi atau negatif. EV/EBITDA pun bisa ikut negatif jika EBITDA-nya juga merah. Lalu bagaimana cara menilai apakah saham perusahaan yang sedang rugi itu masih layak diperhatikan atau sudah sebaiknya dihindari? Di sinilah Price to Sales (P/S) hadir sebagai solusi. Apa Itu Price to Sales (P/S)? Price to Sales (P/S) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan pendapatan (penjualan) perusahaan. Sederhananya, P/S menjawab pertanyaan: "Berapa rupiah investor bersedia membayar untuk setiap satu rupiah pendapatan perusahaan?" Rumus P/S: P/S = Harga Saham / Pendapatan per Saham Atau secara total: P/S = Kapitalisasi Pasar / Total Pendapatan (Penjualan) Contoh Sederhana: Perusahaan A (sedang untung): Harga saham = Rp2.000 Pendapatan per saham = Rp500...

Artikel menarik lainnya:

  1. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  2. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?
  3. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  4. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  5. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  6. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  7. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  8. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  9. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  10. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

TradingView Chart - LTLS