Update: Jumat, 10 Juli 2026

LTLS

PT. Lautan Luas Tbk.

Rp 790
+1.28%
Volume
28 lot
MA 5
780
MA 20
781
RSI
48.15
High
790
Low
775
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.68%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
795
Volume Trend (10d)
-83.3%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
0.64 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 19 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LTLS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp795.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 795 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 875, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 0 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri

Anda yakin saham perusahaan A akan naik. Anda membaca berita tentang laba perusahaan A yang meningkat—Anda anggap itu sebagai konfirmasi. Anda membaca analis yang merekomendasikan beli—Anda anggap itu bukti. Anda membaca berita tentang kenaikan suku bunga yang bisa menekan pasar secara umum—Anda abaikan. Anda membaca peringatan bahwa valuasi perusahaan A sudah terlalu mahal—Anda anggap itu "pandangan orang yang tidak paham". Yang Anda lakukan ini memiliki nama: confirmation bias. Dan ini adalah salah satu penyebab terbesar mengapa investor kehilangan uang bukan karena kurang informasi, tetapi karena terlalu selektif dalam memilih informasi. Apa Itu Confirmation Bias? Confirmation bias adalah kecenderungan psikologis untuk mencari, menginterpretasikan, dan mengingat informasi dengan cara yang mengonfirmasi keyakinan atau hipotesis yang sudah kita miliki sebelumnya. Sebaliknya, kita cenderung mengabaikan, meremehkan, atau melupakan informasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  2. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  3. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  4. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  5. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  6. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  7. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  8. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  9. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  10. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne

TradingView Chart - LTLS