Update: Selasa, 6 Oktober 2026

SOHO

PT. Soho Global Health Tbk.

Rp 1.370
+3.79%
Volume
1.811 lot
MA 5
1.308
MA 20
1.475
RSI
19.79
High
1.425
Low
1.285
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.66%
Support (10d)
1.210
Resistance (10d)
1.590
Volume Trend (10d)
-55.5%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
15.61 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (19.8) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SOHO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 19.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.210, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.590.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.370 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.576 - 1.713 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.302 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara

Di antara berbagai metrik dalam valuasi saham tambang batubara, ada satu rasio yang paling mendasar namun paling sering diabaikan oleh investor ritel: Strip Ratio. Istilah ini mungkin terdengar teknis, tetapi sebenarnya sangat sederhana dan krusial. Strip ratio menentukan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan perusahaan hanya untuk mengakses batubara, sebelum satu ton pun berhasil dijual. Jika Anda ingin memahami mengapa dua perusahaan batubara dengan produksi sama bisa memiliki profitabilitas yang sangat berbeda, jawabannya hampir selalu dimulai dari strip ratio. Apa Itu Strip Ratio? Strip ratio (atau stripping ratio) adalah perbandingan antara volume material penutup (overburden) yang harus dikupas dengan volume batubara yang berhasil diambil dalam suatu tambang terbuka (open-pit mining). Strip Ratio=Volume Overburden (Bank Cubic Meter atau BCM)Volume Batubara (Ton)Strip Ratio=Volume Batubara (Ton)Volume Overburden (Bank Cubic Meter atau BCM)​ Atau sering juga dinyatakan dalam satuan BCM per ton batubara. Contoh sederhana: Jika strip...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  2. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  3. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  4. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  5. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  6. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  7. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  8. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  9. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  10. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

TradingView Chart - SOHO