Update: Selasa, 18 Agustus 2026

PNGO

PT. Pinago Utama Tbk.

Rp 3.520
-0.85%
Volume
22 lot
MA 5
3.546
MA 20
3.547
RSI
37.50
High
3.550
Low
3.450
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.35%
Support (10d)
3.450
Resistance (10d)
3.570
Volume Trend (10d)
-28.6%
Score
20
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
2.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (37.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PNGO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.450, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.570.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.278 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan

Setelah mempelajari berbagai pola satu candlestick seperti Hammer, Hanging Man, dan Shooting Star, kini saatnya mengenal satu pola bullish yang seringkali terlewatkan oleh trader pemula: Inverted Hammer (Bullish). Jika Hammer adalah "palu" normal dengan gagang panjang di bawah, maka Inverted Hammer adalah kebalikannya—gagang panjang menjulang ke atas, tubuh kecil di bawah. Bentuknya memang mirip dengan Shooting Star (bearish), namun maknanya sama sekali berbeda karena posisinya yang unik. Dalam analisa teknikal saham, Inverted Hammer adalah salah satu sinyal pembalikan bullish yang paling underrated. Ia sering muncul di momen-momen kritis ketika pasar sedang "mencari dasar" setelah jatuh panjang. Apa Itu Inverted Hammer (Bullish)? Secara visual, Inverted Hammer terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Sumbu atas (upper shadow) Panjang,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  2. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  3. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  4. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  5. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  6. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  7. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?
  8. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  9. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  10. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda

TradingView Chart - PNGO