Update: Senin, 5 Oktober 2026

KRYA

PT. Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk.

Rp 49
+4.26%
Volume
122.893 lot
MA 5
46
MA 20
59
RSI
22.86
High
50
Low
46
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.16%
Support (10d)
40
Resistance (10d)
65
Volume Trend (10d)
-23.9%
Score
75
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-23.44 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (22.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9.148 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KRYA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp40, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp65.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 49 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 56 - 61 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 47 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

Dalam dunia investasi saham, ada dua cara utama untuk "memberi harga" pada sebuah perusahaan. Cara pertama adalah dengan melihat nilai buku (book value) – berapa nilai perusahaan menurut catatan akuntansi. Cara kedua adalah dengan melihat nilai pasar (market value) – berapa nilai perusahaan menurut penilaian pasar saham. Keduanya seringkali sangat berbeda. Sebuah perusahaan bisa memiliki nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasarnya Rp500 miliar (diskonto). Atau sebaliknya, nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasar Rp5 triliun (premium). Memahami perbedaan antara book value dan market value adalah fondasi penting dalam analisis fundamental dan strategi investasi. Artikel ini akan membahas secara mendalam kedua konsep ini, perbedaannya, serta bagaimana investor cerdas menggunakannya untuk mengambil keputusan. Apa Itu Book Value (Nilai Buku)? Book Value atau Nilai Buku adalah nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  2. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  3. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  4. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  5. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  6. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  7. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  8. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  9. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  10. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break

TradingView Chart - KRYA