Update: Selasa, 14 Juli 2026

TOSK

PT. Topindo Solusi Komunika Tbk.

Rp 63
+1.61%
Volume
101.290 lot
MA 5
61
MA 20
59
RSI
77.78
High
64
Low
61
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.17%
Support (10d)
57
Resistance (10d)
65
Volume Trend (10d)
+17.3%
Score
70
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
14.55 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (77.8) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 264 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TOSK saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 77.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp57, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp65.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 64 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 69 - 72 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 59 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur

Dalam dunia investasi saham infrastruktur — baik itu pembangun jalan tol, jembatan, bendungan, bandara, hingga proyek EPC migas — ada satu istilah yang disebut-sebut sebagai detak jantung perusahaan. Istilah itu adalah Backlog. Jika Anda hanya mengandalkan laporan laba rugi untuk menilai saham infrastruktur, Anda seperti menilai kesehatan seseorang hanya dari foto lama. Backlog adalah cermin masa depan — ia menunjukkan pekerjaan yang sudah dipesan, kontrak yang sudah ditandatangani, dan pendapatan yang akan mengalir di tahun-tahun mendatang. Apa Itu Backlog? Backlog adalah total nilai kontrak yang telah dimenangkan dan dikontrakkan oleh perusahaan infrastruktur, namun belum dilaksanakan atau pendapatannya belum diakui. Dengan kata sederhana: Backlog adalah "gunungan pekerjaan" yang sudah pasti akan dikerjakan perusahaan. Ketika sebuah perusahaan infrastruktur memenangkan tender proyek pembangunan bandara senilai Rp 5 triliun:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  2. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  3. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  4. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  5. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  6. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  7. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  8. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  9. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  10. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem

TradingView Chart - TOSK