Update: Jumat, 10 Juli 2026

MDLA

PT. Medela Potentia Tbk.

Rp 204
0.00%
Volume
11.543 lot
MA 5
202
MA 20
203
RSI
45.45
High
206
Low
202
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.75%
Support (10d)
198
Resistance (10d)
208
Volume Trend (10d)
-42.9%
Score
60
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
0.99 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.414 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDLA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp198, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp208.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 208 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 224 - 235 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 190 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim

Dalam dunia saham dan investasi, mencari portofolio yang sempurna sering kali terasa seperti memburu hantu. Ada yang terlalu agresif, ambruk saat krisis datang. Ada yang terlalu konservatif, membuat hasil investasi terasa lamban. Di sinilah Golden Butterfly Portfolio hadir sebagai salah satu strategi alokasi aset paling menarik dan seimbang. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Golden Butterfly, komposisinya, keunggulannya dibanding strategi klasik seperti All-Weather Portfolio, serta bagaimana Anda bisa menerapkannya di pasar saham Indonesia maupun global. Apa Itu Golden Butterfly Portfolio? Golden Butterfly adalah varian modifikasi dan penyempurnaan dari All-Weather Portfolio yang dipopulerkan oleh Ray Dalio, serta Permanent Portfolio yang dikenalkan oleh Harry Browne. Strategi ini dikembangkan oleh para investor di forum Bogleheads, dan dinamakan "Golden Butterfly" karena diagram alokasi asetnya yang simetris, mirip...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  2. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  3. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  4. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  5. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  6. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  7. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  8. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  9. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  10. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk

TradingView Chart - MDLA