Update: Jumat, 22 Mei 2026

SIDO

PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Rp 408
+4.62%
Volume
420.639 lot
MA 5
404
MA 20
466
RSI
14.57
High
412
Low
378

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.63%
Support (10d)
378
Resistance (10d)
482
Volume Trend (10d)
+97.7%
Score
65
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-21.54 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (14.6) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -207.003 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SIDO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 14.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp378, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp482.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 416 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 449 - 469 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 379 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri

Pernahkah Anda mengalami situasi seperti ini: Anda membeli sebuah saham, lalu beberapa minggu kemudian harga saham tersebut turun. Namun alih-alih menganggapnya sebagai sinyal bahaya, Anda justru bersikap defensif. Anda membela saham itu di forum diskusi, mencari-cari alasan mengapa penurunan hanya sementara, dan mengabaikan berita negatif yang muncul. Orang lain yang menjual saham itu Anda anggap "tidak sabar" atau "kurang paham". Selamat, Anda mungkin sedang mengalami yang namanya efek endowment—fenomena psikologis di mana seseorang menilai aset yang dimilikinya jauh lebih berharga daripada nilai pasarnya yang sebenarnya. Apa Itu Efek Endowment? Efek endowment pertama kali diidentifikasi oleh Richard Thaler, ekonom perilaku peraih Nobel. Fenomena ini menjelaskan kecenderungan manusia untuk melebih-lebihkan nilai suatu barang hanya karena barang tersebut adalah miliknya. Dalam konteks saham, investor cenderung menilai saham yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  2. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  3. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  4. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  5. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  6. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  7. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  8. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  9. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  10. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar

TradingView Chart - SIDO