Update: Jumat, 11 September 2026

NOBU

PT. Bank Nationalnobu Tbk.

Rp 515
-2.83%
Volume
69.527 lot
MA 5
536
MA 20
514
RSI
54.24
High
530
Low
500
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.02%
Support (10d)
492
Resistance (10d)
565
Volume Trend (10d)
+104.7%
Score
65
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
15.47 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.821 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NOBU saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.02%. Area support terdekat berada di sekitar Rp492, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp565.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 525 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 567 - 592 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 479 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading

Ada satu kalimat yang paling sering diucapkan trader saat mereka menahan posisi rugi terlalu lama: "Saya yakin analisis saya benar. Harga pasti akan berbalik." Dan ada satu kalimat yang paling sering diucapkan trader saat mereka memotong profit terlalu cepat: "Saya takut salah. Lebih baik saya ambil untung kecil dulu." Apa kesamaan kedua kalimat itu? Keduanya berpusat pada satu kata: benar. Trader terjebak dalam pola pikir bahwa mereka harus selalu benar. Analisis harus benar. Prediksi harus tepat. Arah harga harus sesuai dengan yang mereka harapkan. Jika tidak, mereka merasa gagal. Pola pikir ini adalah racun terbesar dalam trading. Ia membuat Anda menahan kerugian karena tidak mau mengaku salah. Ia membuat Anda mengambil profit kecil karena takut prediksi Anda meleset. Ia membuat Anda fokus pada ego, bukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  3. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  4. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  5. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  6. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  7. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  8. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  9. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  10. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut

TradingView Chart - NOBU