Update: Rabu, 10 Juni 2026

NOBU

PT. Bank Nationalnobu Tbk.

Rp 430
-0.46%
Volume
58.231 lot
MA 5
439
MA 20
473
RSI
31.40
High
448
Low
428
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.90%
Support (10d)
412
Resistance (10d)
484
Volume Trend (10d)
-32.2%
Score
50
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-23.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.381 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NOBU saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp412, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp484.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 412, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus

Seorang investor menerima pengumuman dari emiten yang sahamnya ia pegang: "Rapat Umum Pemegang Saham menyetujui distribusi saham bonus dengan rasio 1:5." Artinya, untuk setiap 5 saham yang dimiliki, ia akan mendapat 1 saham bonus gratis. Tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, jumlah lembar saham di portofolionya bertambah. Ia pun bersorak gembira. Namun setelah saham bonus didistribusikan, harga saham turun proporsional. Nilai total portofolionya tetap sama. Ia kecewa. "Lalu apa gunanya saham bonus?" pikirnya. Pertanyaan itu wajar. Saham bonus sering disalahpahami sebagai "hadiah cuma-cuma" padahal secara ekonomi tidak mengubah nilai kepemilikan. Namun saham bonus memiliki fungsi dan implikasi penting bagi investor, terutama dalam hal likuiditas, psikologi pasar, dan sinyal manajemen. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio distribusi saham bonus, bagaimana menghitungnya, implikasi terhadap harga saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  2. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  3. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  4. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  5. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  6. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  7. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  8. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  9. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham
  10. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!

TradingView Chart - NOBU