Update: Senin, 5 Oktober 2026

NOBU

PT. Bank Nationalnobu Tbk.

Rp 510
0.00%
Volume
13.844 lot
MA 5
506
MA 20
526
RSI
48.48
High
515
Low
500
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.86%
Support (10d)
474
Resistance (10d)
570
Volume Trend (10d)
+55.1%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
0.99 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.944 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NOBU saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.86%. Area support terdekat berada di sekitar Rp474, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp570.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 570 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 627, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 474 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan

Dalam dunia investasi, ada satu pertanyaan yang selalu menghantui setiap pemegang saham: "Apakah perusahaan ini masih akan tumbuh tahun depan?" Untuk perusahaan konstruksi, EPC (Engineering, Procurement, Construction), migas, dan manufaktur berat — yang pendapatannya berasal dari proyek-proyek jangka panjang — jawabannya bisa ditemukan dalam satu metrik sederhana namun sangat kuat: Order Book. Order book adalah salah satu indikator paling prospektif yang tersedia bagi investor. Ia tidak melihat ke belakang (seperti laporan laba rugi historis), tetapi ke depan. Ia menjawab pertanyaan yang lebih penting: "Apa yang sudah dipesan pelanggan untuk dikerjakan perusahaan di masa mendatang?" Apa Itu Order Book? Order Book (atau kontrak berjalan) adalah total nilai kontrak yang telah dimenangkan oleh perusahaan tetapi belum sepenuhnya dilaksanakan dan pendapatannya belum diakui. Dengan kata lain, order book...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  2. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  3. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  4. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  5. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  6. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  7. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  8. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  9. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?

TradingView Chart - NOBU