Update: Jumat, 22 Mei 2026

NOBU

PT. Bank Nationalnobu Tbk.

Rp 466
+0.87%
Volume
67.415 lot
MA 5
476
MA 20
514
RSI
10.34
High
468
Low
444

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.57%
Support (10d)
444
Resistance (10d)
535
Volume Trend (10d)
+79.0%
Score
70
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-18.96 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (10.3) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.798 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NOBU saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 10.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.57%. Area support terdekat berada di sekitar Rp444, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp535.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 475 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 513 - 536 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 433 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar

Di antara berbagai jenis chart yang digunakan dalam analisis teknikal, sebagian besar berfokus pada harga dan waktu. Namun, ada beberapa chart "kuno" dari Jepang yang memiliki pendekatan sangat berbeda. Salah satunya adalah Kagi Chart. Berasal dari Jepang pada era perdagangan beras di abad ke-19, Kagi Chart (kadang disebut "hook chart") adalah saudara dari Renko Chart dan Point & Figure Chart. Namun, Kagi memiliki keunikan tersendiri: ia menggunakan ketebalan garis untuk menyampaikan informasi tentang sentimen pasar. Nama "Kagi" sendiri berarti "kunci" atau "hook" dalam bahasa Jepang, merujuk pada bentuk garis yang berbelok seperti kait. Apa Itu Kagi Chart? Kagi Chart adalah jenis chart yang mengabaikan waktu sepenuhnya dan hanya merekam pergerakan harga yang signifikan. Hasilnya adalah serangkaian garis vertikal yang berbelok (seperti kait) ketika harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  2. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  3. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  4. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  5. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  6. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  7. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  8. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  9. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  10. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - NOBU