Update: Jumat, 2 Oktober 2026

LAPD

PT. Leyand International Tbk.

Rp 72
+1.41%
Volume
195.445 lot
MA 5
73
MA 20
77
RSI
33.85
High
74
Low
70
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.89%
Support (10d)
66
Resistance (10d)
88
Volume Trend (10d)
-76.5%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
7.46 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (33.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 16.683 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LAPD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp66, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp88.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 63 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator digunakan untuk menentukan arah tren – apakah harga akan naik atau turun. Namun, ada satu indikator yang dirancang untuk menjawab pertanyaan yang berbeda: seberapa kuat tren tersebut? Indikator itu adalah ADX (Average Directional Index). ADX dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan Parabolic SAR. ADX tidak memberi tahu Anda apakah tren sedang naik atau turun – ia hanya memberi tahu Anda seberapa kuat tren tersebut, terlepas dari arahnya. Untuk mengetahui arah tren, ADX dilengkapi dengan dua garis pendamping: Plus DI (+DI) dan Minus DI (-DI). Ketiganya – ADX, +DI, dan -DI – membentuk sistem Directional Movement Indicator (DMI) yang sangat powerful untuk menganalisis tren. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang ADX dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  2. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  3. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  4. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  5. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  6. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  7. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  8. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  9. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  10. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren

TradingView Chart - LAPD