Update: Jumat, 22 Mei 2026

LAPD

PT. Leyand International Tbk.

Rp 74
+10.45%
Volume
317.986 lot
MA 5
75
MA 20
84
RSI
27.94
High
76
Low
63

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.58%
Support (10d)
63
Resistance (10d)
94
Volume Trend (10d)
-73.2%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
1.37 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (27.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 42.767 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LAPD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.58%. Area support terdekat berada di sekitar Rp63, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp94.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 94 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 103, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 63 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang sangat unik karena tidak berupa garis seperti moving average, melainkan berupa titik-titik (dots) yang muncul di sekitar harga. Indikator itu adalah Parabolic SAR (Parabolic Stop and Reverse). Parabolic SAR dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan ADX. Indikator ini dirancang untuk membantu trader menentukan arah tren saat ini, level stop loss yang ideal, serta potensi titik balik (reversal) harga. Nama "Parabolic" berasal dari bentuk parabolik yang dihasilkan oleh titik-titik SAR ketika diplot pada chart, sementara "SAR" adalah singkatan dari Stop and Reverse – karena indikator ini memberi sinyal kapan harus menghentikan posisi (stop) dan membalik arah (reverse). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Parabolic SAR, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, interpretasi titik-titik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  2. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  3. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  4. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  5. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  6. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  7. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  8. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  9. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  10. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham

TradingView Chart - LAPD