Update: Rabu, 10 Juni 2026

FORE

PT. Fore Kopi Indonesia Tbk.

Rp 710
+10.08%
Volume
158.386 lot
MA 5
655
MA 20
837
RSI
25.23
High
725
Low
650
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.35%
Support (10d)
605
Resistance (10d)
910
Volume Trend (10d)
-55.9%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-24.87 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (25.2) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -15.946 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FORE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp605, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp910.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 910 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.001, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 605 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham

Setelah mempelajari PBV, PER, dan EPS, kini saatnya kita membahas salah satu rasio paling disukai oleh investor kelas dunia seperti Warren Buffett, yaitu ROE atau Return on Equity. Jika EPS mengukur laba per saham, maka ROE mengukur seberapa efektif perusahaan menggunakan uang pemegang saham untuk menghasilkan laba. Mari kita bahas dari dasar. Apa Itu ROE? Return on Equity (ROE) adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari setiap rupiah ekuitas (modal sendiri) yang dimiliki pemegang saham. Sederhananya, ROE menjawab pertanyaan: “Dari setiap Rp100 modal yang ditanamkan pemegang saham, berapa rupiah laba yang bisa dihasilkan perusahaan dalam setahun?” Return: Laba bersih yang dihasilkan. Equity: Modal sendiri (total aset dikurangi total utang). Rumus ROE Rumus ROE sangat sederhana: ROE = (Laba Bersih / Total...

Artikel menarik lainnya:

  1. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  2. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  3. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  4. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  5. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  6. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  7. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  8. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  9. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  10. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci

TradingView Chart - FORE